MALANG (Lentera) - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malang, Atsalis Supriyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-59 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya.
Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para jurnalis serta sebagai upaya untuk menangkal pemberitaan hoaks.
"Melalui kegiatan UKW ini kami mengapresiasi. Karena jangankan teman-teman jurnalis, kami pun sebagai aparatur sipil negara juga harus mengikuti uji kompetensi. Itu kami lakukan setiap lima tahun sekali," ujarnya, ditemui di sela tinjauannya dalam pelaksanaan UKW ke 59 PWI Malang Raya, Universitas Insan Budi Utomo Malang, Sabtu (29/11/2025).
Salis berharap, kegiatan UKW dapat memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan para jurnalis. Menurutnya, komunikasi yang baik antara media dan pemerintah daerah akan menciptakan ruang sinergi yang lebih kuat dan produktif.
Selain meningkatkan sinergi, UKW dinilainya sebagai langkah penting dalam memastikan penyampaian informasi kepada publik tetap sesuai kaidah jurnalistik. Ia menilai kompetensi jurnalis yang mengikuti UKW akan menjadi lebih baik dan sesuai dengan harapan bersama.
"Artinya, dengan UKW ini pun saya yakin kompetensi teman-teman bisa lebih baik, meningkat, dan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama," tambahnya.
Salis juga menyinggung, UKW memiliki peran strategis dalam upaya pemberantasan berita bohong atau hoaks. Dengan kompetensi yang terukur, jurnalis diharapkan mampu menggali, memverifikasi, dan menyusun pemberitaan secara lebih akurat.
Ditegaskannya, pentingnya proses konfirmasi yang selama ini dilakukan jurnalis dalam setiap pengambilan informasi. Menurut Salis, wartawan yang kompeten akan semakin memahami tata cara konfirmasi yang baik sehingga kualitas informasi yang disampaikan ke publik pun meningkat.
"Karena teman-teman media sering berkomunikasi dengan kami. Biasanya akan bisa mengonfirmasi dengan baik," tuturnya.
Melalui pelaksanaan UKW, Salis berharap para jurnalis semakin mampu memberikan informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga mengedepankan etika, kesantunan, serta nilai edukatif bagi masyarakat.
Adapun UKW angkatan ke-59 PWI Malang Raya tahun ini diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari 18 peserta jenjang Muda, 12 peserta jenjang Madya, dan 5 peserta jenjang Utama. Selama tiga hari pelaksanaan, sejak 28-30 November 2025, peserta mengikuti rangkaian ujian yang menjadi standar sertifikasi kompetensi wartawan. (*)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
