05 February 2026

Get In Touch

Usai Ditinjau Gubernur, Panitia Klaim Kesiapan Mujahadah Kubro di Kota Malang Sudah 95 Persen

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan venue Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (4/2/2026). (Santi/Lentera)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan venue Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (4/2/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Kesiapan pelaksanaan Mujahadah Kubro rangkaian Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang diklaim telah mencapai 95 persen.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU PWNU Jatim, Maskuri Bakri usai peninjauan kesiapan venue oleh Gubernur Jawa Timur, Rabu (4/2/2026).

Maskuri mengatakan, berbagai aspek teknis dan non teknis telah dipersiapkan secara menyeluruh untuk mendukung kelancaran kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 tersebut. 

"Persiapan sudah 95 persen. Kami sudah mempersiapkan segala hal yang terkait dengan Mujahadah Kubro ini, baik dari sisi keamanan, fasilitas sarana prasarana, petugas, hingga sinkronisasi satu sama lain," ujar Maskuri.

Dijelaskannya, masih terdapat beberapa sarana prasarana yang belum tiba di lokasi, salah satunya tenda utama. Namun, pihaknya memastikan perlengkapan tersebut akan mulai didatangkan pada Kamis (5/2/2026) besok.

Selain kesiapan teknis, panitia juga menaruh perhatian pada potensi cuaca ekstrem saat pelaksanaan kegiatan. Untuk itu, koordinasi dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta melibatkan unsur agama dalam mengantisipasi kondisi tersebut.

"Antisipasi cuaca ekstrem sudah kami siapkan bersama BMKG, kemudian juga dari unsur agama," imbuh Maskuri.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyebutkan catatan Gubernur Jawa Timur terkait perlunya penguatan aspek pergerakan lalu lintas saat kegiatan berlangsung. Mengingat jumlah jamaah yang diperkirakan mencapai sekitar 100 ribu orang, pengaturan mobilitas menjadi faktor kunci.

"Suksesnya acara ini 80 persen apabila kita bisa mengatur pergerakan lalu lintas, keluar masuknya jamaah yang kurang lebih sekitar 100.000 orang," ujar Wahyu.

Ditambahkannya, penyesuaian situasi di lapangan juga akan dilakukan, terutama dengan adanya rencana kehadiran Presiden dalam kegiatan tersebut.

"Insyaallah Bapak Presiden akan hadir, sehingga kami juga menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan nanti," pungkasnya.

Untuk diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Stadion Gajayana pada pukul 17.43 WIB. Peninjauan tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama panitia dan para pemangku kepentingan terkait.

Selanjutnya, Gubernur kembali meninjau area venue pada pukul 19.00 WIB, menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan Mujahadah Kubro yang dijadwalkan dimulai, pada Sabtu (7/2/2026) malam.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.