SURABAYA (LENTERA) - Musim hujan yang datang hampir sepanjang tahun di sejumlah wilayah Indonesia sering kali membuat masyarakat merasa aman dari paparan sinar matahari. Langit yang mendung, cuaca yang sejuk, serta hujan yang turun silih berganti menimbulkan anggapan bahwa penggunaan sunscreen atau tabir surya tidak lagi diperlukan. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Para ahli kesehatan kulit justru menegaskan, sunscreen tetap menjadi perlindungan penting bagi kulit, meskipun matahari tidak terlihat secara langsung.
Penggunaan sunscreen merupakan langkah preventif yang ditujukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet atau UV. Sinar UV sendiri terdiri dari dua jenis utama, yaitu UVA dan UVB. Kedua jenis sinar ini memiliki dampak yang berbeda, namun sama-sama berbahaya bagi kesehatan kulit. UVA dikenal mampu menembus lapisan kulit lebih dalam dan berperan besar dalam proses penuaan dini, seperti munculnya keriput dan flek hitam.
UVB berkontribusi terhadap terjadinya sunburn atau kulit terbakar. Yang sering tidak disadari, sinar UVA tetap dapat menembus awan tebal dan kaca, sehingga keberadaannya tidak sepenuhnya hilang saat cuaca mendung atau hujan.
Semua orang tanpa terkecuali sebenarnya perlu menggunakan sunscreen, baik perempuan mapun laki-laki dari berbagai kelompok usia. Terutama bagi mereka yang melakukan aktivitas di luar ruangan, seperti bekerja, bersekolah, atau sekadar berpergian.
Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat cuaca panas dan matahari terik. Meskipun sedang musim hujan dan langit terlihat mendung, penggunaan sunscreen tetap pening untuk kesehatan kulit. Berikut lima alasan kenapa kita sebaiknya tetap memakai sunscreen meski hujan turun hampir setiap hari.
Sinar UV tetap menembus awan
Awan tidak sepenuhnya menghalangai sinar ultraviolet, sekitar 80% sinar UV masih menmebus awan dan dapat merusak kulit. Risiko kerusakan kulit akibat sinar UV ada meski matahari tidak terlihat.
Mencegah penuaan dini
Paparan sinar UV secara terus-menerus dapat meneyebabkan penuaaan dinu seperti keriput, flek hitam, dan kulit kendur. Sunscreen membantu melindungi kulit dari efek ini, sehingga kulit tetap sehat dan tampak awet muda meskipun cuaca sedang mendung.
Melindungi dari risiko kanker kulit
Selain berdampak pada penampilan, sinar UV adalah salah satu penyebab utama kanker kulit. Dengan rutin menggunakan sunscreen setiap hari, termasuk saat,musim hujan, kamu membantu menurunkan risiko kerusakan sel kulit yang berbahaya dalam jangka panjang.
Aktivitas luar ruangan tetap ada
Musim hujan bukan berarti sepenuhnya berada di dlam ruangan. Pergi bekerja, kuliah, atau sekadar keluar rumah tetap membuat kulit terpapar sinar UV. Sunscreen menjadi perlindungan penting meski durasi terpapar dalam waktu singkat.
Menjaga warna kulit tetap merata
Penggunaan sunscreen secara rutin juga membantu menjaga warna kulit tetap merata. Paparan sinar matahari memicu hiperpigmentasi dan munculnya noda hitam. Dengan perlindungan yang tepat, kulit dapat terhindar dari belang dan tampak lebih cerah dan sehat. (Nabilla – UINSA, berkontribusi dalam tulisan ini)




.jpg)
