Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Pemkab Madiun Percepat Terwujudnya Desa Mandiri dan Sejahtera
MADIUN (Lentera) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus memperkuat kehadiran layanan publik hingga tingkat desa melalui program Bakti Harmonis Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bahana Bersahaja). Pada 10–11 Februari 2026, kegiatan tersebut digelar di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, dengan menghadirkan pelayanan terpadu sekaligus mendorong penguatan ekonomi warga.
Program Bahana Bersahaja dirancang sebagai pola jemput bola, mendekatkan layanan pemerintahan langsung ke tengah masyarakat. Beragam layanan disediakan, mulai administrasi kependudukan, kesehatan, hingga konsultasi sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Bupati Madiun menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat desa.
“Kami ingin memastikan layanan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat Bulakrejo. Tujuannya jelas, masyarakat sehat, lingkungan bersih, dan ekonomi semakin sejahtera,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Selain pelayanan dasar, Bahana Bersahaja juga menitikberatkan pada penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemkab Madiun memberikan pelatihan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital dan media sosial, agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.
Menurut Bupati, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan pelaku usaha desa untuk meningkatkan daya saing. Produk UMKM, kata dia, tidak lagi terbatas pada pasar lokal, tetapi berpeluang dipasarkan secara daring hingga lintas daerah.
“Meski berada di desa, produk UMKM bisa dipasarkan lebih luas melalui platform digital, termasuk media sosial,” tambahnya.
Program Bahana Bersahaja dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Madiun. Skema pendampingan dilakukan berkelanjutan dengan target setiap desa yang telah tersentuh program mampu berkembang menjadi desa mandiri.
Pemkab Madiun menargetkan sedikitnya 11 desa mendapatkan pendampingan setiap tahun. Dengan pola tersebut, dalam beberapa tahun ke depan seluruh desa di Kabupaten Madiun diharapkan memiliki kemandirian ekonomi dan kualitas pelayanan publik yang semakin baik.
Melalui Bahana Bersahaja, Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya dekat secara geografis, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.(adv)
Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor:Widyawati





.jpg)
