04 March 2026

Get In Touch

Waspada! Ini Tanda Kurma Mengandung Sirup Glukosa

Waspada! Ini Tanda Kurma Mengandung Sirup Glukosa

SURABAYA ( LENTERA ) - Saat bulan Ramadan kurma adalah salah satu buah yang banyak dicari untuk dikonsumsi. Tetapi baru-baru ini kurma ramai diperbincangkan di media sosial X yang mengunggah bahwa kurma memiliki kandungan sirup glukosa dan dijual bebas di pasaran.

Pada sebagian label asli tertulis ada tambahan sirup glukosa, tetapi pada lebal tambahan yang berbahasa Indonesia hanya ditulis kurma. Unggahan ini yang menyebabkan banyak kekhawatiran yang menimpa netizen untuk mengonsumsi kurma kemasan yang mengandung sirup glokusa yang berisiko memicu terjadinya lonjakan gula darah saat berbuka puasa. 

Lalu bagaimana kurma yang memiliki ciri-ciri mengandung glukosa?  
Para pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB). Nuri Andarwulan, menjelaskan bahwa secara fisik kurma yang dilapisi sirup glukosa biasanya tampak lebih lembap dan mengkilap. 

“Kandungan gulanya lebih tinggi, rasanya lebih manis,” katanya.
Nuri menyarankan, konsumsi kurma yang wajar saat berbuka adalah 1-3 butir atau 5-20 gram saja. Sementara itu, bagi penderita diabetes, konsumsi yang disarankan adalah satu butir saja sudah cukup.

Hal ini sama dengan apa yang disampaikan oleh dokter spesialis dalam dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH. Ia mengatakan secara umum kurma berlapis dengan sirup glokusa tetapi masih aman dikonsumsi oleh orang sehat. Ia juga menyarankan memilih kurma yang tidak terlalu mengilap, karena biasanya kurma yang tidak mengilap memiliki tekstur yang lebih lembut dan tidak terlalu lengket.

“Biasanya yang tanpa pelapisan sirup glukosa kurmanya lembut dan tidak lengket. Beli di tempat penjualan kurma yang terpercaya,” ucapnya.
“Boleh 3 butir atau lebih (mengonsumsinya). Tergantung jenis kurmanya. Bila kurmanya sangat manis sebaiknya jangan terlalu banyak,” imbuhnya. (Itqiyah_Mahasiswa UINSA yang berkontribusi dalam tulisan ini).
 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.