03 April 2026

Get In Touch

Pemerintah Telah Salurkan Total Rp54,57 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, ditemui di sela kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. (Santi/Lentera)
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, ditemui di sela kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. (Santi/Lentera)

JAKARTA (Lentera) - Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan sosial bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengungkapkan total anggaran yang digelontorkan untuk penanganan bencana di Sumatera telah mencapai lebih dari Rp54,57 miliar.

"Kami sudah menyalurkan bantuan sosial berupa isian rumah, stimulan ekonomi, dan jaminan hidup kepada lebih dari 60.000 keluarga serta 170.000 lebih penerima manfaat untuk jaminan hidup," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).

Data Kementerian Sosial hingga kini menunjukkan sebanyak 75.000 kepala keluarga telah terverifikasi sebagai penerima bantuan, dengan total 270 jiwa terdaftar untuk program Jaminan Hidup (Jadup). Jumlah penerima manfaat untuk Jadup bahkan telah melampaui 200.000 jiwa.

"Saya ulang sekali lagi, untuk Jadup yang sudah disalurkan telah lebih dari 200.000 jiwa. Hari ini atau besok, penyaluran juga akan dilakukan di Tamiang, Pidie Jaya, Agam, dan tambahan satu lagi di Bireuen," tambah pria yang akrab dengan sapaan Gus Ipul tersebut.

Secara rinci, alokasi anggaran terbesar diberikan untuk Kabupaten Bireuen, disusul Pidie Jaya dan Agam.

Gus Ipul menyebut, di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, total anggaran sebesar Rp11,708 miliar. Rinciannya, jaminan hidup untuk 8.195 jiwa senilai Rp11 miliar, santunan ahli waris tahap dua untuk 8.000 jiwa sebesar Rp120 juta, serta santunan korban luka untuk 105 jiwa senilai Rp525 juta.

Sementara di Kabupaten Bireuen, Aceh, total bantuan sebesar Rp22,104 miliar, diberikan kepada 16.334 jiwa atau 4.759 kepala keluarga. Sebagian besar dialokasikan untuk Jadup, sementara sisanya untuk isian rumah dan stimulan ekonomi.

Kemudian di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dengan total anggaran Rp20,758 miliar untuk 15.377 jiwa dan 4.325 kepala keluarga, mencakup jaminan hidup serta bantuan perumahan dan stimulan ekonomi.

Gus Ipul menegaskan, penyaluran bantuan sosial akan dilakukan secepat mungkin, termasuk di hari libur. "Mulai besok hingga Senin, PT Pos Indonesia akan tetap menyalurkan meskipun hari Minggu. Kami berharap seluruh data yang sudah terverifikasi bisa segera disalurkan," kata Sekjen PBNU ini.

Editor:Santi,ist

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.