08 April 2026

Get In Touch

DP3AP2KB Situbondo Luncurkan 6 Inovasi, Bupati Rio Tekankan Program Harus Berkelanjutan

DP3AP2KB Kabupaten Situbondo meluncurkan enam inovasi pelayanan publik, Senin (6/4/2026).(ist)
DP3AP2KB Kabupaten Situbondo meluncurkan enam inovasi pelayanan publik, Senin (6/4/2026).(ist)

SITUBONDO (Lentera) - Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) meluncurkan enam inovasi pelayanan publik, Senin (6/4/2026). Peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah.

Enam inovasi yang diperkenalkan meliputi Gerai UPPKA “lMitra Bersama”, Satyagatra “Harmonis”, Pelayanan KB Mobile “Gebrak Pagi”, Pojok Baca “Cakrawala”, Ruang Bermain Anak “Biang Lala”, serta Hotline Layanan Konseling “Halo Sahabat”.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu mengapresiasi langkah inovatif DP3AP2KB. Namun, ia menegaskan bahwa program yang diluncurkan tidak boleh berhenti sebatas seremoni.

“Ini saya apresiasi, tapi jangan hanya launching lalu hilang. Saya akan kontrol. Kalau tidak bisa berjalan kontinyu dan simultan, lebih baik tidak usah dibuat,” tegas Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Menurutnya, kunci keberhasilan program pemerintah terletak pada keberlanjutan dan konsistensi implementasi di lapangan.

Bupati Situbondo Mas Rio juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari isu global. Ia mendorong agar perempuan, khususnya kelompok rentan, dapat mandiri secara ekonomi, bahkan dari rumah.

“Pemberdayaan perempuan ini sudah menjadi isu dunia. Bagaimana perempuan bisa berdaya dari rumah, menghasilkan uang, terutama bagi janda atau ibu usia produktif. Dari HP pun seharusnya bisa menghasilkan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung isu kekerasan terhadap anak yang dinilainya perlu penanganan serius berbasis data. Ia meminta DP3AP2KB segera menyusun paparan komprehensif terkait tren kasus kekerasan anak di Situbondo.

“Saya butuh data, apakah trennya naik atau turun. Kalau naik, langkahnya seperti apa. Kalau turun, bagaimana mitigasinya,” katanya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Situbondo, Imam Hidayat, menyampaikan bahwa berbagai inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung visi dan misi kepala daerah.

Ia menjelaskan, Gerai UPPKA “Mitra Bersama” menjadi wadah pemasaran produk dari 17 kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UPPKA) di seluruh kecamatan.

Kemudian Satyagatra “Harmonis” menghadirkan layanan konsultasi, edukasi, dan pendampingan keluarga, mulai dari kesehatan reproduksi hingga pemberdayaan ekonomi secara gratis selama jam kerja.

“Inovasi ini kami hadirkan agar layanan lebih dekat, mudah diakses, dan tepat sasaran,” ujar Kepala DP3AP2KB Situbondo, Imam Hidayat. 

Untuk menjangkau masyarakat di wilayah pelosok, DP3AP2KB menghadirkan layanan KB Mobile “Gebrak Pagi” yang dilengkapi kendaraan operasional guna memberikan pelayanan langsung ke desa-desa.

Selain itu, peningkatan literasi juga didorong melalui Pojok Baca “Cakrawala” yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai maupun masyarakat yang berkunjung. Sementara Ruang Bermain Anak “Biang Lala” disiapkan sebagai sarana ramah anak yang aman dan inklusif.

Adapun layanan “Halo Sahabat” menjadi inovasi unggulan berupa hotline 24 jam yang dapat diakses masyarakat melalui telepon maupun WhatsApp untuk pengaduan dan konseling, sehingga penanganan masalah sosial dapat dilakukan lebih cepat.

Imam menambahkan, keberhasilan inovasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

“Kami menyadari bahwa inovasi ini bisa berjalan karena kolaborasi banyak pihak. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak,” pungkasnya. 

Reporter:Moko

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.