14 April 2026

Get In Touch

Kebiasaan Harian yang Tak Disadari Picu Postur Tubuh Rusak

Kebiasaan Harian yang Tak Disadari Picu Postur Tubuh Rusak

SURABAYA ( LENTERA ) - Kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, tidur tengkurap, melakukan gerakan olahraga yang salah, atau memakai sepatu yang tak nyaman, ternyata bisa merusak postur tubuh Anda.
Postur yang buruk bukan hanya memengaruhi penampilan. Sering kali, itu juga menjadi tanda bahwa ada kebiasaan sehari-hari yang perlu diperbaiki.
Menurut Dokter Sherry McAllister, kebiasaan buruk sehari-hari bisa menimbulkan efek samping yang nyata bagi tubuh.
“Efeknya bisa berupa nyeri, kaku, dan rasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas sehari-hari,” jelasnya, dikutip dari Real Simple pada Jumat, 27 Maret 2025.

Duduk Terlalu Lama
Dokter Sherry menjelaskan bahwa kebiasaan duduk berjam-jam bisa membuat otot postural cepat lelah.
“Duduk terlalu lama membuat otot-otot tubuh bagian dalam kelelahan, sehingga postur tubuh membungkuk dan lengkungan alami tulang belakang tidak terjaga,” ujarnya.

Selain durasi duduk, pilihan tempat duduk juga berpengaruh pada postur. Pastikan sofa, kursi, atau kursi kerja memberikan dukungan yang tepat untuk punggung, leher, dan bahu.
Sherry menyarankan memilih kursi dengan bantalan kokoh, penyangga punggung yang baik, dan tinggi dudukan yang pas agar kaki tidak tertekuk.

Tidur Tengkurap
Hati-hati dengan kebiasaan tidur tengkurap, karena bisa membuat otot tegang.
“Tidur tengkurap memaksa leher berputar ke samping, yang berisiko menimbulkan ketegangan otot,” jelasnya.

Meski posisi tidur tidak selalu bisa dikendalikan, ahli yoga bersertifikasi Melie Purdon menyarankan memulai tidur dengan posisi lurus, seperti savasana (pose mayat). “Memulai malam dengan posisi tubuh yang tepat bisa menjadi pencegahan awal, meski kita tidak selalu bisa mengontrol sepenuhnya,” ujarnya.

Selain itu, bantal yang terlalu tinggi atau rendah, serta kasur yang sudah rusak, juga dapat membahayakan kesehatan tulang belakang.
“Hindari kasur dengan permukaan melengkung atau bergelombang. Kasur seperti ini bisa membuat otot tegang, tidur tidak nyaman, dan merusak postur tulang belakang,” jelas Sherry.

Melie juga menekankan pentingnya memperhatikan pola gerak tubuh saat siang hari. Kebiasaan ini membantu tubuh lebih rileks dan siap beristirahat di malam hari.
“Dengan mengubah pola gerak yang salah, postur tubuh bisa membaik, dan kualitas tidur pun meningkat,” tambahnya.

Kepala Miring Saat Pakai Gadget 
Sherry menjelaskan, mencondongkan kepala ke depan saat menggunakan ponsel atau laptop adalah salah satu kebiasaan paling umum yang merusak postur tubuh.
“Jika kepala terlalu maju dan tidak sejajar dengan bahu, tulang belakang harus bekerja lebih keras menahan beban. Inilah yang menyebabkan rasa sakit atau pegal di leher dan bahu,” ujarnya.
Agar postur leher tetap sehat, pastikan layar gadget sejajar dengan pandangan mata saat digunakan.

Kesalahan Gerak Olahraga
Olahraga memang baik untuk kesehatan, tapi gerakan yang salah justru bisa merusak postur tubuh. Misalnya, menundukkan kepala terlalu lama saat angkat beban berat bisa menimbulkan nyeri otot atau bahkan cedera.
Sebelum berolahraga, lakukan pemanasan dan peregangan ringan, seperti memutar leher, bahu, dan beberapa gerakan lain untuk merilekskan otot yang tegang.

Sepatu Tak Nyaman 
Sepatu yang tidak nyaman, seperti terlalu kecil atau hak terlalu tinggi, bisa merusak postur tubuh jika sering digunakan.
“Sepatu dengan hak tinggi bisa menggeser posisi panggul ke depan, membuat beberapa otot menjadi tidak seimbang,” jelas Sherry.
Sementara itu, sepatu dengan sol datar sering kali tidak memberikan dukungan cukup pada lengkungan kaki. Akibatnya, benturan saat berjalan akan diteruskan ke lutut hingga punggung bawah. Jika digunakan terlalu lama, bagian-bagian ini bisa cepat lelah, pegal, bahkan berisiko cedera.
Untuk mencegah masalah tersebut, pilihlah sepatu dengan bantalan tumit yang baik dan sol yang mendukung penyerapan benturan, sehingga otot kaki dan tubuh bagian atas tetap terlindungi. (Itqiyah_mahasiswa UINSA berkontribusi dalam tulisan ini).

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.