18 April 2026

Get In Touch

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Palangka Raya Jadi Sorotan DPRD

PALANGKA RAYA (Lentera) -Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, yang telah dimulai sejak awal April 2026 terus berjalan.

Pembangunan jembatan yang diprakarsai oleh Kodim 1016 Palangka Raya ini mendapat perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, terutama mengenai kondisi fiskal daerah dalam mendukung pembangunan berbagai sektor yang dikerjakan sejumlah pihak.

"Salah satunya yaitu Jembatan Perintis Garuda, yang dikerjakan Kodim 1016/Plk, dengan kondisi anggaran yang terbatas," papar Khemal, Jumat (17/4/2026).

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery

Ia berpendapat, saat ini Kota Palangka Raya tengah menghadapi tekanan fiskal akibat penurunan dana transfer ke daerah (TKD). 

Dalam hal ini termasuk dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK). 

"Kondisi ini tentunya berdampak pada kemampuan pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan secara merata," sebutnya.

Khemal menjelaskan, dengan luas wilayah sekitar 2.853 km² yang terdiri dari 5 kecamatan serta 30 kelurahan, masih banyak wilayah yang memiliki karakteristik seperti pedesaan, namun tidak mendapatkan skema pendanaan desa seperti dana desa (DD). Sedangkan dana dari kelurahan relatif kecil.

Ia menambahkan, APBD Kota Palangka Raya tahun 2025 sekitar Rp 1,5 triliun dan pada 2026 diproyeksikan turun menjadi di bawah Rp 1,2 triliun. Sementara itu belanja modal hanya sekitar Rp 300 miliar sampai dengan Rp 400 miliar.

"Meskipun ada tekanan finansial, semoga pembangunan Jembatan Perintis Garuda tetap berjalan lancar dan bisa selesai tepat waktu, hendaknya ini mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah," pungkasnya.

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.