23 April 2026

Get In Touch

Kominfo Sidoarjo Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan, Angkat Potensi Desa Lewat Teknologi

Suasana diskusi dalam acara \
Suasana diskusi dalam acara \"Kopilaborasi - Narasi Desa: Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya\" di Teras Manazela, Rabu (22/4/2026) malam.

SIDOARJO (Lentera) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kominfo Sidoarjo mengajak para pemuda untuk berperan aktif sebagai agen perubahan. Dengan memanfaatkan teknologi dalam mengangkat dan mengembangkan potensi desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo, Eri Sudewo, di hadapan ratusan pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Sukodono, yang hadir dalam acara bertajuk "Kopilaborasi-Narasi Desa: Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya," di Teras Manazela pada Rabu (22/4/2026) malam. 

"Saya berharap generasi muda ikut mengangkat potensi desa. Kita masukkan teknologi di dalamnya, dikemas bersama, lalu dipromosikan. Jika ini jalan, Sukodono bisa menjadi pilot project bagaimana mengangkat potensi desa dengan melibatkan pemuda," ujar Eri.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan, serta perwakilan dari Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) ini, Eri menegaskan Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi desa yang luar biasa dan perlu dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peran generasi muda yang melek teknologi sangat dibutuhkan untuk mengemas potensi tersebut menjadi nilai ekonomis.

Ia juga mencontohkan keberhasilan inovasi aplikasi "BMW" (Berkas Melaku Dewe) yang pernah dibuatnya saat menjabat di Kecamatan Sukodono. Aplikasi tersebut berhasil membawa nama daerah hingga tingkat nasional karena memudahkan pelayanan administrasi bagi masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, Eri mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi diri. Ia menekankan, otomatisasi dan kecerdasan buatan berpotensi menggantikan tenaga manusia, sehingga pemuda harus terus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi.

"Kita harus meningkatkan kompetensi diri untuk menghadapi disrupsi teknologi. Jangan sampai kita tertinggal atau tergantikan oleh mesin," tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan berharap generasi muda dapat mengeluarkan potensi desanya dengan caranya masing-masing. "Semua desa punya potensi, tergantung pemuda yang ada di sini kreatif apa tidak," ucapnya.

Antusiasme para peserta pun terlihat sangat tinggi. Mereka berbagi cerita tentang keunggulan desanya dan siap memproduksi konten kreatif.

Salah satu peserta bahkan menyebutkan keberhasilan mengubah citra desa lewat video, sementara yang lain berharap mendapatkan pendampingan dari Kominfo dan Forwas untuk mengembangkan konten yang lebih menarik.

Reporter: Teguh/Editor: Santi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.