26 April 2026

Get In Touch

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Tabrak Truk di Tol Gempas Belasan Penumpang Luka

Kondisi bus yang rusak berat di bagian depan, setelah menabrak truk bermuatan pakan ternak di tol Gempol-Pasuran arah Probolinggo, Minggu (26/4/2026). (foto:ist/suarasurabaya.net/jasa marga)
Kondisi bus yang rusak berat di bagian depan, setelah menabrak truk bermuatan pakan ternak di tol Gempol-Pasuran arah Probolinggo, Minggu (26/4/2026). (foto:ist/suarasurabaya.net/jasa marga)

PASURUAN (Lentera) - Belasan penumpang luka-luka dalam kecelakaan melibatkan bus dan sebuah truk bermuatan pakan ternak, di KM 807.400 Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) arah Probolinggo, pada Minggu (26/4/2026).

Kanit PJR Jatim 3, AKP Sudirman menjelaskan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.50 WIB itu, diduga karena sopir bus dengan nomor polisi (Nopol) B 7086 VAA mengantuk.

“Diduga pengemudi bus ini ngantuk, sehingga menabrak belakangnya bus itu sehingga depannya bus itu langsung penyok begitu. Mengakibatkan 13 orang korban yang delapan itu luka berat, limanya luka ringan,” terang AKP Sudirman mengutip suarasurabaya.net, Minggu (26/4/2026).

Kronologi kecelakaan berawal, saat bus tersebut sedang dalam perjalanan menuju Bali dari Tangerang. Namun setibanya di lokasi, sopir yang diduga mengantuk saat bus sedang dalam kondisi kecepatan cukup tinggi, kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk muatan pakan ternak nopol DK 8484 VO di depannya.

“Bus Nusa yang dari Tangerang menuju ke Bali kemudian menabrak kendaraan truk yang berjalan di depannya. Kendaraan truk ini bermuatan konsentrat pakan ternak, dari Pasuruan menuju ke Denpasar juga," tuturnya.

Bahkan, kata AKP Sudirman, truk yang ditabrak sampai terdorong hingga ratusan meter dari titik awal tertabrak. Akibatnya, bagian depan bus mengalami kerusakan parah atau penyok di sisi kiri.

“Terdorong, nyeret sampai 200 meter ke depan sehingga para penumpangnya itu ada yang keluar memang ya, kelihatan di video yang beredar itu memang ada penumpang yang tergeletak di tengah-tengah jalan cuman setelah dibawa ke rumah sakit Pasuruan beliau masih ini, alhamdulillah masih hidup,” tambahnya.

Korban yang tergeletak di tengah jalan tersebut, kata AKP Sudirman, diduga terlempar keluar lewat kaca depan bagian kiri bus yang pecah saat kejadian berlangsung.

Total ada 26 orang di dalam bus itu, termasuk 23 penumpang dan tiga kru, dengan 13 orang menjadi korban luka. Beruntung, hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban meninggal dunia (MD). 

Sementara itu, sopir truk dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka.

“Semuanya sudah dievakuasi, untuk delapan orang itu luka berat. Dibawa ke Rumah Sakit Umum Pasuruan,” jelas AKP Sudirman.

PJR memastikan, proses evakuasi kendaraan dan pembersihan sisa pecahan kaca di lokasi kejadian telah selesai dilakukan. Kendaraan yang terlibat telah dibawa ke pool derek di wilayah Rembang.

“Untuk arus lalu lintas sudah kita buka dua jalur, semuanya sudah lancar, tidak ada masalah. Pembersihan juga sudah kita selesaikan untuk pecahan kacanya,” tegasnya.

Terakhir, AKP Sudirman berpesan, untuk para pengguna jalan tol agar tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah lelah atau mengantuk.

“Silakan kalau memang lagi ngantuk, capek dan lelah, jangan berspekulasi untuk terus menyetir atau mengemudi. Silakan langsung istirahat di rest area yang sudah ditentukan. Ngantuk itu tidak ada obatnya kecuali istirahat dan tidur sebentar,” pungkasnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.