05 May 2026

Get In Touch

Realisasi Investasi Lamongan pada Triwulan I 2026 Capai Rp542,7 Miliar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan, Dina Ariyani. (foto:ist/Ant)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan, Dina Ariyani. (foto:ist/Ant)

LAMONGAN (Lentera) - Realisasi investasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada triwulan I 2026 mencapai Rp542,7 miliar, dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan, Dina Ariyani mengatakan nilai tersebut terdiri atas PMDN sebesar Rp476,78 miliar atau 22,13 persen dan PMA Rp65,96 miliar atau 16,25 persen.

“Capaian ini menunjukkan tren positif, meski masih perlu didorong untuk memenuhi target tahunan,” katanya di Lamongan melansir Antara, Senin (4/5/2026). 

Ia menjelaskan, Pemkab Lamongan memperkuat iklim investasi melalui penyusunan peta potensi, serta promosi digital melalui media sosial dan laman resmi, disertai penyebaran informasi peluang investasi di ruang publik.

Di sisi layanan, lanjutnya, DPMPTSP mengoptimalkan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) untuk mempercepat perizinan usaha.

“Melalui OSS, penerbitan Nomor Induk Berusaha dan izin usaha menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujarnya.

Sebagai informasi, OSS RBA merupakan layanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yang diterapkan pemerintah pusat dengan pendekatan berbasis tingkat risiko kegiatan usaha. 

Melalui sistem tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan secara lebih cepat karena persyaratan disesuaikan dengan kategori risiko 

Dina menambahkan, pihaknya juga menyediakan pendampingan dan konsultasi bagi pelaku usaha, serta memperkuat pengawasan melalui monitoring perizinan dan pembinaan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

"Kami berharap langkah tersebut dapat mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah," tambahnya. 

Pada 2025, realisasi investasi di Kabupaten Lamongan tercatat memenuhi target sekitar Rp2 triliun dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), yang didominasi sektor industri pengolahan, perdagangan, dan jasa.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.