MALANG (Lentera) - Pedagang di Pasar Kebalen, Kota Malang, mengeluhkan kondisi pasar yang masih tetap sepi pembeli, meski penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Zaenal Zakse telah dilakukan pada Rabu (6/5/2026).
Pedagang menilai langkah penataan yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pembeli ke dalam pasar belum memberikan perubahan yang signifikan hingga saat ini.
"Sampai sekarang ini belum ada efeknya (pasca penertiban PKL di badan Jalan Zaenal Zakse). Yang beli cuma itu-itu saja, langganan saja," ujar salah satu pedagang Pasar Kebalen, Zubaidah, ditemui di lapaknya, Jumat (8/5/2026).
Perempuan yang meneruskan usaha keluarga sejak 2016 itu menilai persoalan utama berada pada masih banyaknya pedagang yang enggan menempati lapak di dalam pasar.
Sebagian pedagang, katanya, memilih tetap berjualan di pinggir jalan maupun teras depan pasar demi lebih mudah menjangkau pembeli.
Padahal, menurut Zubaidah, sebagian dari pedagang tersebut sebenarnya telah memiliki lapak resmi di area dalam pasar. Namun, lokasi yang dinilai kurang strategis membuat mereka lebih memilih berjualan di badan jalan.
Kondisi tersebut, lanjut dia, tidak hanya berdampak pada menurunnya aktivitas perdagangan di dalam pasar, tetapi juga mengganggu kepentingan masyarakat umum. Aktivitas jual beli yang meluber hingga ke bahu Jalan Zaenal Zakse disebut menyebabkan akses kendaraan terganggu dan memicu kemacetan setiap pagi.
"Sebelum ditertibkan memang macetnya luar biasa. Ambulans saja sering susah lewat karena jalan penuh pedagang dan pembeli," jelasnya.
Menjamurnya PKL di sepanjang badan jalan juga sempat membuat kawasan Pasar Kebalen terlihat semrawut. Aktivitas perdagangan yang tumpah ke ruas jalan dinilai mengurangi kenyamanan pengguna jalan sekaligus mengganggu ketertiban kawasan pasar tradisional tersebut.
Karena itu, Zubaidah berharap pemerintah daerah dan pengelola pasar mengambil langkah lebih tegas agar seluruh pedagang dapat masuk dan berjualan di area dalam pasar.
Diyakininya, langkah tersebut dapat membuat perputaran pembeli lebih merata sekaligus mengembalikan fungsi jalan umum sebagaimana mestinya.
"Kalau yang di luar semuanya masuk, otomatis pembeli juga masuk ke dalam. Pasar jadi ramai dan jalan tidak macet lagi," tuturnya.
Meski demikian, hingga kini para pedagang di dalam Pasar Kebalen masih menunggu langkah lanjutan dari pemerintah daerah pasca penertiban PKL.
Reporter: Santi Wahyu





.jpg)
