05 February 2026

Get In Touch

Sebanyak 4 Ribu Personel Gabungan Amankan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana. (dok. Humas Polresta Malang Kota)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana. (dok. Humas Polresta Malang Kota)

MALANG (Lentera) - Polresta Malang Kota menyiagakan sekitar 4.000 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan tersebut akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7-8 Februari 2026.

"Pembahasan pengamanan sudah dilakukan, baik di Mapolda Jawa Timur maupun dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sekitar 4.000 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengawal keamanan dan kelancaran Mujahadah Kubro," ujar KaPolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, Sabtu (31/1/2026).

Disebutkannya, personel pengamanan berasal dari berbagai unsur. Mulai dari TNI dan Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan.

Unsur pemda melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub), sementara dari unsur masyarakat melibatkan Ansor dan Banser, serta didukung tim medis se-Kota Malang.

Menurut Putu, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalannya acara di dalam stadion, tetapi juga mencakup pengaturan arus lalu lintas, pengamanan jalur kedatangan dan kepulangan peserta, serta pelayanan kemanusiaan bagi jamaah yang hadir.

"Kami berupaya memberikan pelayanan maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," tegasnya.

Berdasarkan informasi dari panitia, kata Putu, kegiatan Mujahadah Kubro diperkirakan akan dihadiri sekitar 50 ribu hingga 100 ribu peserta dari berbagai daerah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di kawasan sekitar Stadion Gajayana.

"Kami mengimbau masyarakat, apabila tidak ada keperluan mendesak, agar menghindari akses di sekitar Stadion Gajayana demi kelancaran bersama," katanya.

Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah menetapkan 12 ruas jalan yang akan diberlakukan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Mujahadah Kubro.

Sejumlah ruas jalan yang terdampak rekayasa tersebut meliputi Jalan Besar Ijen, Jalan Semeru, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Lawu, dan Jalan Willis.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan di Jalan Merapi, Jalan Taman Slamet, Jalan Sumbing, Jalan Guntur, serta Jalan Buring. (*)

 

Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.