Wali Kota Malang Minta Kelurahan Tetap Buka 24 Jam demi Suksesnya Mujahadah Kubro 7–8 Februari
MALANG (Lentera) -Seluruh kelurahan di Kota Malang dimnta tetap membuka pelayanan selama 24 jam pada 7–8 Februari 2026 guna menyukseskan pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan Harlah 1 Abad NU, di Stadion Gajayana yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
"Terkait dengan Mujahadah Kubro, kami sebelummya mohon maaf kepada masyarakat karena nanti di tanggal 7–8 akan terganggu kegiatannya. Karena kegiatan itu nanti akan ada kurang lebih 100 ribu jamaah se-Jawa Timur," ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (4/2/2026).
Kelurahan menjadi titik layanan terdekat yang paling mudah diakses oleh jamaah yang mungkin mengalami kebingungan arah, tersesat, atau membutuhkan informasi lokasi maktab dan rute menuju Stadion Gajayana.
Menurut Wahyu, masyarakat maupun tamu dari luar daerah umumnya lebih memilih bertanya ke kantor pemerintahan dibandingkan ke rumah warga. Oleh sebab itu, kelurahan diharapkan menjadi pos informasi sekaligus titik bantuan bagi jamaah.
Tidak hanya membuka layanan, Wahyu juga meminta agar kelurahan dapat menyiapkan fasilitas dasar seperti makanan dan toilet. Selain itu, staf kelurahan diharapkan memahami peta lokasi maktab jamaah dari berbagai kabupaten/kota asal, sehingga dapat memberikan arahan yang tepat.
"Termasuk stafnya bisa mengarahkan misalnya dari kabupaten/kota A, titik-titik maktabnya di mana, itu harus tahu dan diarahkan. Kalau bisa diantar juga sampai ke tempatnya. Jadi ini bentuk pelayanan. Kita ini kan tuan rumah, agar tamu yang datang menjadi nyaman," tegasnya.
Dalam kwsempatannya ini, Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada umat agama lain di Kota Malang yang turut membantu menyediakan tempat bagi jamaah yang datang dari luar daerah. Ia menilai hal tersebut sebagai wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Malang.
Lebih lanjut, Wahyu menyebut sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini. Hingga saat ini, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dikonfirmasi hadir, bersama sejumlah menteri dan tokoh dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Insyaallah sampai dengan hari ini Pak Presiden terkonfirmasi hadir. Kemudian ada juga tokoh-tokoh seperti menteri, dari PBNU juga. Ini bersejarah bagi Kota Malang," pungkasnya.
Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH





.jpg)
