30 April 2026

Get In Touch

PPIH Surabaya Catat 12 Ribu Jemaah Telah Berangkat ke Tanah Suci

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam

SURABAYA (Lentera) - Memasuki hari ke-10 operasional, pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya menunjukkan progres signifikan dengan capaian 12.140 jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau sekitar 28 persen dari total kuota tahun 2026.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 30 April 2026, jumlah tersebut berasal dari 32 kelompok terbang (kloter). Pada hari ini saja, terdapat tambahan 1.137 jemaah dari 5 kloter yang diberangkatkan.

Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini melayani 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), yang terbagi dalam 116 kloter.

Dari sisi komposisi, jemaah yang telah berangkat terdiri atas 5.710 laki-laki dan 6.430 perempuan. Sementara itu, tercatat 38 kursi kosong (open seat) yang disebabkan berbagai faktor, seperti jemaah sakit, pendamping, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, hingga alasan teknis.

Ketepatan waktu penerbangan juga menjadi catatan positif. Seluruh kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan kelancaran operasional ini tidak lepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat.

"Alhamdulillah, hingga hari ke-10 operasional, proses pemberangkatan jemaah berjalan tertib dan lancar. Seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu, dan kami terus menjaga kualitas layanan agar jemaah berangkat dengan aman dan nyaman," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah menjadi prioritas utama. Jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan dipastikan mendapatkan penanganan optimal di embarkasi.

"Kami memastikan jemaah yang tertunda mendapatkan perawatan terbaik sehingga bisa segera diberangkatkan setelah dinyatakan layak terbang," tambahnya.

Tercatat, sebanyak 10 jemaah masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, terdiri atas 8 jemaah sakit dan 3 pendamping, dengan sebagian telah diberangkatkan pada kloter berikutnya.

Selain itu, pada 1 Mei 2026, PPIH menjadwalkan kedatangan 1.900 jemaah dari 5 kloter yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Lamongan, Bojonegoro, Jember, Malang, Magetan, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, dan Sidoarjo.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga seluruh rangkaian operasional tetap sesuai standar pelayanan, guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah.

Reporter: Amanah/Editor: Santi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.