06 May 2026

Get In Touch

Lima Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, Empat Mengundurkan Diri dan Satu Meninggal Dunia

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Situbondo, Jawa Timur, Rif'an Junadi. (foto:ist/Ant)
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Situbondo, Jawa Timur, Rif'an Junadi. (foto:ist/Ant)

SITUBONDO (Lentera) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menyebutkan lima calon haji  batal berangkat, empat orang mengundurkan diri karena sakit dan satu lainnya meninggal dunia.

Dengan demikian, dari 998 orang calon haji tahun 2026 yang sebelumnya siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, berkurang lima orang menjadi 993 calon haji.

"Sampai hari ini jumlah calon haji ada 993 orang, dari semula 998 calon haji. Empat orang calon haji kondisi kesehatannya terganggu dan satu orang lainnya sebelumnya meninggal dunia," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi di Situbondo melansir Antara, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, jumlah jemaah calon haji dinamis, karena selama sebelum diberangkatkan sewaktu-waktu bisa bertambah dan bisa pula berkurang karena sakit dan meninggal dunia.

"Yang punya kewenangan mengisi kekosongan itu adalah Embarkasi Surabaya, bisa diisi oleh calon haji asal Situbondo, bisa juga oleh yang calon haji dari daerah lainnya di Jawa Timur," kata Rif'an.

Jemaah calon haji Situbondo dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 14 Mei mendatang, dan dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 87, 88, 89, dan kloter 90.

Calon haji kelompok terbang 88 dan 89 semuanya merupakan calon haji asal Situbondo, sedangkan kloter 87 bergabung dengan calon haji Bondowoso, dan kloter 90 digabungkan dengan calon haji Kabupaten Jember.

Pemkab Situbondo memfasilitasi sebanyak 26 unit bus, termasuk bus cadangan untuk memberangkatkan jemaah calon haji ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 14 Mei 2026.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.