11 May 2026

Get In Touch

Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya Terima MBG: Yang Tidak Perlu, Tidak Apa-apa

Presiden Prabowo Subianto. (foto: Kantor Staf Presiden)
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Kantor Staf Presiden)

JAKARTA (Lentera) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan memaksa anak-anak orang kaya menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program prioritas tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo terlebih dahulu menanyakan kepada para nelayan mengenai pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah di daerah tersebut.

"Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah?" ujar Prabowo di hadapan warga, mengutip Kompas.

Sejumlah nelayan menjawab anak-anak mereka belum menerima manfaat program tersebut.

Menanggapi hal itu, Prabowo menyatakan pemerintah akan segera mendata sekolah-sekolah yang belum tersentuh program MBG agar dapat segera memperoleh bantuan.

Ia memastikan, seluruh sekolah yang dinilai membutuhkan akan menjadi prioritas penyaluran program pada tahun ini. "Kita segera, pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya," tegas Prabowo.

Namun, Prabowo menegaskan program tersebut tidak wajib diterima oleh seluruh siswa.

Menurutnya, anak-anak dari keluarga kaya atau berkecukupan tidak harus menerima MBG karena kebutuhan gizi mereka umumnya sudah tercukupi di rumah.

"Yang tidak perlu, enggak apa-apa. Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu, enggak apa-apa. Enggak dipaksa," katanya.

Prabowo menekankan, tujuan utama program MBG adalah memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

"Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar," tuturnya.

Editor: Santi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.