01 December 2025

Get In Touch

Gajah Ditemukan Mati Akibat Banjir di Pidie Jaya Aceh

Seorang warga melihat bangkai gajah sumatera yang ditemukan mati di daerah bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). (Antara)
Seorang warga melihat bangkai gajah sumatera yang ditemukan mati di daerah bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). (Antara)

PIDIE JAYA (Lentera) - Seekor gajah sumatera ditemukan mati akibat banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangkai gajah itu berada di Desa (Gampong) Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu.

Lokasi penemuan satwa itu berada di daerah terisolasi akibat banjir bandang luapan Sungai Meureudu yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki sekitar dua jam.

Gajah tersebut terbenam di dalam tumpukan kayu hutan dan lumpur yang terbawa banjir. Setengah badan gajah terkubur dengan kepalanya mengarah ke bawah.

"Di desa ini tidak ada gajah, warga belum pernah lihat gajah karena biasanya gajah ada di hutan. Baru sekarang ini kami lihat gajah mati karena banjir," kata Muhammad Yunus, warga Desa Meunasah Lhok, Sabtu (29/11/2025).

Bangkai gajah itu sulit dipindahkan karena kondisi medan yang sulit dan tidak ada peralatan memadai.

Gajah itu kemungkinan terseret banjir dari hutan di bagian hulu sungai. "Kami juga kaget ada banyak kayu hutan terbawa sampai ke sini. Saya tidak pernah lihat kayu-kayu sebesar ini," katanya dilansir antara.

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri mengaku sudah mendapat informasi penemuan bangkai gajah ditumpukan kayu hutan yang terbawa banjir bandang. Ia mengaku belum bisa memastikan apakah banjir bandang ini akibat kerusakan hutan di daerah hulu.

Namun, ia mengakui banyak kayu dari hutan yang hanyut terseret banjir sehingga menimbulkan kerusakan parah terhadap rumah warga, fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah di Pidie Jaya.

"Sampai hari ini saya belum tahu kondisi di gunung bagaimana. Apakah kayu-kayu ini akibat penebangan atau apa, kami belum tahu. Insyaallah setelah ini kita akan cek kondisi hutan," katanya.

Hingga Sabtu ini, bangkai gajah masih terjepit di dalam material sisa banjir dan berbau busuk. (*)


Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.