Jaga Kebersihan Mujahadah Kubro, DLH Kota Malang Kerahkan 500 Personel dan Fasilitas Pendukung
MALANG (Lentera) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung kebersihan pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Sebanyak 500 personel kebersihan dan fasilitas pendukung dikerahkan untuk memastikan kawasan acara tetap bersih dan nyaman bagi ratusan ribu jamaah yang hadir.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menyampaikan ratusan personel tersebut akan bekerja dengan sistem shift sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari (7-8/2/2026), bahkan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
"Khusus dari DLH Kota Malang, kami mengerahkan 500 tenaga operasional. Mereka akan bekerja dengan sistem shift, dimulai pukul 17.00 WIB, kemudian pukul 23.00 WIB, dilanjutkan pukul 01.00 WIB dini hari, sebelum salat subuh pukul 04.00 WIB, hingga setelah acara selesai," ujar Raymond.
Menurutnya, personel kebersihan tersebut akan disebar di sejumlah titik strategis, tidak hanya di dalam Stadion Gajayana sebagai venue utama, tetapi juga di area luar stadion dan jalur-jalur yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi jamaah.
"Titik-titiknya berada di dalam stadion, area parkir, kemudian di Jalan Semeru, Jalan Merapi, Jalan Welirang, Jalan Kawi, serta Jalan Besar Ijen," tambahnya.
Dalam mendukung operasional pengangkutan sampah selama kegiatan berlangsung, DLH Kota Malang juga menyiapkan armada khusus berupa 6 dump truck dan dua kendaraan tambahan.
Pada hari pelaksanaan, menurutnya sebanyak 2 dump truck akan disiagakan sebagai penempatan sampah sementara yang diangkut langsung dari dalam dan sekitar stadion.
Selain fokus pada kebersihan, DLH Kota Malang juga memastikan ketersediaan fasilitas sanitasi bagi jamaah. Dari Kota Malang sendiri, kata Raymond, akan disiapkan 2 mobil toilet dengan masing-masing empat bilik.
"Dari Kabupaten Malang ada tiga kendaraan toilet tambahan. Dua unit ditempatkan di pintu barat stadion, sedangkan satu unit di sekitar Alun-alun Merdeka dekat Kantor Bupati, mengingat jamaah dari Kabupaten diperkirakan sekitar 25.000 orang dengan titik kumpul di area tersebut," terangnya.
Sementara itu, dukungan juga datang dari Kota Batu yang menyediakan 2 mobil toilet tambahan. Fasilitas tersebut ditempatkan di Jalan Semeru dan di dekat Perpustakaan Kota Malang.
Untuk area di dalam stadion, selain memanfaatkan toilet permanen yang sudah tersedia di Stadion Gajayana, Raymond mengatakan panitia juga menyiapkan bilik-bilik toilet tambahan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan jamaah.
"Kami ingin memastikan pelayanan kebersihan selama kegiatan berlangsung menjadi prioritas, sehingga jamaah dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu persoalan lingkungan," katanya. (ADV)
Reporter: Santi Wahyu
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
