14 February 2026

Get In Touch

Serahkan Beasiswa Insan Unggul Baznas Kota Kediri, Ini Pesan Mbak Wali

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyerahkan beasiswa Insan Unggul Baznas Kota Kediri, Jumat (13/2/2026).
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyerahkan beasiswa Insan Unggul Baznas Kota Kediri, Jumat (13/2/2026).

KEDIRI (Lentera) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyerahkan beasiswa Insan Unggul Baznas (IUB), kepada 40 mahasiswa di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri, Jumat (13/02/2026).

Mereka dari 7 kampus, yakni, IIK Bhakti Wiyata, Polinema PSDKU Kediri, UIN Syech Wasil, UB PSDKU Kediri, Uniska, UNP, dan Universitas Terbuka.

"Kita semua tahu bahwa kemajuan daerah ini ditentukan dari kualitas sumber daya manusianya. Ketika SDM nya bagus, tidak ada angka putus sekolah, dan pendidikannya tinggi. InsyaAllah daerah kita ini bisa menjadi lebih maju," ujarnya.

Wali Kota Kediri yang biasa disapa Mbak Wali ini mengapresiasi, adanya program beasiswa Insan Unggul Baznas. Menurutnya, program ini memiliki konsep yang sangat visioner, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik.

"Tetapi juga dibina agar memiliki inisiatif, kreativitas, kepemimpinan, kemampuan soft skill dan hard skill. Bahkan semangat kewirausahaan, serta kepedulian sosial," jelasnya.

Inilah model pemberdayaan yang diharapkan mentransformasi, mustahik menjadi muzakki di masa depan. Dari penerima zakat menjadi pemberi zakat, dari yang dibantu menjadi yang membantu dan dari yang diberdayakan menjadi agen perubahan.

"Sehingga nanti harapannya adik-adik ini setelah lulus, bisa memberikan kontribusinya yang selaras dengan cita-cita pembangunan Kota Kediri. Manfaatkan beasiswa yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya, pergunakan untuk menuntaskan pendidikan yang sedang dijalani," pesan Mbak Wali.

Wali Kota termuda ini menjelaskan, selaras dengan visi misi Kota Kediri MAPAN, pemeritah daerah terus berikhtiar melalui Sapta Cita Pembangunan. Salah satunya cita kedua, yaitu mewujudkan masyarakat yang produktif, kreatif, dan inovatif. Dan kunci dari cita tersebut adalah pendidikan.

Program Beasiswa Insan Unggul Baznas ini, sangat relevan dengan Sapta Cita kedua tersebut. Pemkot Kediri ingin mahasiswa Kota Kediri tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi lulus dengan karakter, kompetensi, dan daya saing.

Generasi penerus ini menjadi generasi yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang. Tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi pelaku perubahan.

"Saya juga mengapresiasi sinergi yang telah terbangun antara Baznas, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Bagian Kesra, serta berbagai perguruan tinggi di Kota Kediri," tandasnya.

Kolaborasi inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Mari kita bersama-sama menguatkan komitmen, mempererat kolaborasi, dan memastikan bahwa setiap anak Kota Kediri memiliki kesempatan yang adil untuk meraih masa depan yang lebih baik," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Kota Kediri, Abdul Basith menambahkan, setiap anak akan mendapat bantuan biaya UKT maksimal Rp2 juta rupiah.

Tujuan beasiswa pendidikan yang diberikan oleh Baznas ini, adalah membebaskan keluarga miskin dari lingkar kebodohan.

Biasanya keluarga miskin ini kesulitan, untuk melanjutkan pendidikan. Kesulitan ini yang dibantu oleh Baznas, sebab kebodohan ini menghambat kemajuan juga membebaskan dari kemiskinan untuk generasi selanjutnya.

"Dengan pendidikan tinggi, harapannya mereka berpeluang mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dari orang tuanya. Baznas berjuang keras memaksimalkan zakat, infaq, shodaqoh sebanyaknya. Sehingga kekuatan Baznas untuk memberikan bantuan pendidikan juga semakin besar," tuturnya.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Kepala Kantor Kemenag A.Zamroni, Kabag Kesra Yono Heriyadi, Kabag Prokopim Adi Sutrisno, Perwakilan Dinas Pendidikan, dan tamu undangan lainnya.

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.