28 February 2026

Get In Touch

Dinkes Surabaya Pastikan Pelayanan Puskesmas Tetap Optimal Selama Ramadan

Pelayanan kesehatan di Puskesmas Surabaya.
Pelayanan kesehatan di Puskesmas Surabaya.

SURABAYA (Lentera)– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan penyesuaian jam operasional Puskesmas selama Ramadan 1446 Hijriah, meski waktu layanan berubah Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan seluruh pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan dapat diakses masyarakat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.17.1/2550/436.7.2/2026 tentang Pengaturan Jam Pelayanan selama Bulan Suci Ramadan 1446 H/2026 M di lingkungan fasilitas kesehatan milik Pemkot Surabaya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan selama Ramadan jam pelayanan Puskesmas dibagi menjadi layanan pagi dan sore. Untuk hari Senin hingga Kamis, pelayanan pagi dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Khusus hari Jumat, layanan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB, sedangkan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB.

Adapun pelayanan sore dibuka pada Senin hingga Jumat mulai pukul 14.00 sampai 16.30 WIB. “Seluruh Puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan selama Ramadan dengan jam operasional yang telah disesuaikan, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses layanan secara nyaman,” kata Nanik, Jumat (27/2/2026).

Ia menuturkan, penyesuaian tersebut tidak mengurangi jenis layanan yang tersedia. Berbagai pelayanan utama tetap berjalan, meliputi pemeriksaan umum, kesehatan gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA), layanan gizi, psikologi, pengobatan tradisional (batra), laboratorium, hingga pelayanan kesehatan keluarga.

Selain itu, layanan kegawatdaruratan tetap menjadi prioritas. Puskesmas rawat inap di Surabaya beroperasi selama 24 jam penuh. Sementara Puskesmas non-rawat inap mengikuti jam operasional Ramadan, namun tetap siaga dan dapat dihubungi sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.

“Untuk Puskesmas rawat inap, layanan gawat darurat tetap buka 24 jam. Sedangkan yang non-rawat inap tetap siap on call apabila ada kasus kegawatdaruratan,” jelasnya.

Dinkes Surabaya juga memastikan layanan imunisasi serta kesehatan ibu dan anak tetap tersedia selama Ramadan. Bahkan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan terkait puasa yang difasilitasi tenaga promosi kesehatan di masing-masing Puskesmas.

Tak lupa, Nanik mengimbau warga agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. Ia menyarankan, masyarakat tetap melakukan aktivitas fisik ringan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mencukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka pungkasnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.