15 March 2026

Get In Touch

PKB Jatim Tutup Safari Ramadan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an di Surabaya

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar.
Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar.

SURABAYA (Lentera) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan konsolidasi kader di Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sekaligus penutup agenda Safari Ramadan tahun ini.

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mempertemukan kader dan calon legislatif (caleg) yang dinilai berkontribusi dalam perolehan suara pada Pileg 2024.

“Rutinitas kita setiap Ramadan dirangkai dengan Nuzulul Qur’an dan pertemuan caleg potensial pendulang suara Pileg 2024. Kita beri apresiasi dan afirmasi kepada mereka. Itu kita lakukan setiap tahun sebagai bentuk reward,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Halim, Jumat (13/03/2026).

Dalam kesempatan tersebut, PKB Jatim juga memberikan apresiasi kepada sejumlah caleg potensial yang dinilai menjadi pendulang suara bagi partai pada Pemilu Legislatif 2024.

Menurut Gus Halim, keberhasilan anggota legislatif yang duduk di parlemen tidak terlepas dari kontribusi caleg lain dalam satu daerah pemilihan. Ia mengibaratkan kursi legislatif seperti meja yang tidak selalu memiliki empat kaki yang berdiri sendiri.

“Hampir tidak ada satu pun kursi anggota DPR yang kakinya empat. Ada yang tiga, berarti satu kaki urunan dari caleg-caleg di bawahnya. Ada yang dua, berarti dua kaki urunan dari caleg yang juga kuat. Nah, itu yang kita apresiasi,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan PKB yang telah digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam rangkaian kegiatan itu, partai juga menyalurkan bantuan kepada kader.

Gus Halim menyebut total sekitar 26.000 paket sembako telah didistribusikan kepada kader PKB di seluruh Jawa Timur selama Ramadan tahun ini.

“Penutupan dari seluruh rangkaian Safari Ramadan se-Jawa Timur kita lakukan dengan konsolidasi kader dan berbagi sembako sebanyak 26.000 paket yang sudah kita distribusikan kepada kader-kader PKB,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kantor DPW PKB Jatim. Berbagai kebutuhan acara seperti konsumsi dan bingkisan disiapkan oleh pelaku UMKM lokal.

“Kita juga memberdayakan UMKM. Bentuk konsumsi, bingkisan, dan lainnya malam ini kita hadirkan dari UMKM yang ada di sekitar kantor DPW,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga mengingatkan para anggota legislatif yang saat ini menjabat agar tetap menjaga hubungan dengan konstituennya. Ia menegaskan para caleg potensial yang belum terpilih perlu terus mempersiapkan diri untuk kontestasi berikutnya.

“Saya selalu mengatakan hati-hati, pemain cadangan itu tidak pernah berhenti melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Kalau pemain inti yang sekarang ada di DPR tidak hati-hati dan tidak merawat konstituennya, bisa saja digulingkan oleh caleg potensial di bawahnya,” tegasnya.

Ia juga menyinggung perkembangan wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah yang saat ini masih dalam pembahasan.

“Pembahasan masih berjalan. Kita menggali dari berbagai narasumber, baik pakar, praktisi maupun masyarakat. Peluang kepala daerah dipilih oleh DPRD itu masih sangat terbuka,” ujarnya.

Gus Halim menilai sistem pemilihan kepala daerah saat ini memiliki biaya politik yang tinggi dan berisiko menimbulkan persoalan hukum. Karena itu, menurutnya perlu ada upaya perbaikan sistem agar pilkada tidak menjadi sumber masalah.

“Jangan sampai kepala daerah lebih memikirkan pencitraan untuk periode kedua daripada memikirkan rakyat. Kalau dipilih DPRD dengan modifikasi tertentu, misalnya tetap wajib turun ke lapangan dan melaporkan kinerja, menurut saya itu tidak akan mengurangi nilai demokrasi,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.