01 April 2026

Get In Touch

Jaga Kepercayaan Publik, Mas Dhito Serahkan LKPD Kabupaten Kediri Unaudited Tahun 2025 ke BPK Jatim

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (kanan) menyerahkan LKPD Kabupaten Kediri Unaudited Tahun Anggaran 2025, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, Senin (30/3/2026).
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (kanan) menyerahkan LKPD Kabupaten Kediri Unaudited Tahun Anggaran 2025, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, Senin (30/3/2026).

KEDIRI (Lentera) - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kediri Unaudited Tahun Anggaran 2025, kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, Senin (30/3/2026).

Hal ini, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, untuk menjaga pengelolaan keuangan daerah yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain Pemkab Kediri, penyerahan LKPD Unaudited juga dilakukan kepala daerah lain se-Jawa Timur.

Mas Dhito menyampaikan, penyusunan LKPD tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik. Pemkab Kediri, menurutnya, terus berkomitmen melakukan pengelolaan keuangan yang tepat dan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Inilah yang terus kami upayakan, agar setiap program yang dijalankan dan setiap anggaran yang digunakan benar-benar mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri," katanya.

LKPD Kabupaten Kediri 2025 Unaudited tersebut, diterima langsung Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin. 

Dalam sambutannya, Yuan Candra menyebut LKPD 2025 yang diserahkan tiap pemerintah daerah, selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan BPK.

"Hasil pemeriksaan nanti akan disampaikan kepada publik," ungkapnya.

Pemeriksaan LKPD yang diserahkan kepada BPK tersebut, meliputi pemeriksaan keuangan, kinerja, dan tujuan tertentu, dengan penentuan opini berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan regulasi, dan efektivitas pengendalian intern.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada BPK atas sinergi dan pendampingan yang dilakukan, dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah. 

"Harapan kami semua, seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur semua nanti pada akhirnya mencapai opini WTP," ucap Gubernur Khofifah.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.