29 April 2026

Get In Touch

Jemaah Haji Asal Pasuruan Meninggal di Madinah, Karena Sesak Napas

Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Haji dan Umrah Jawa Timur, As'adul Anam di Surabaya, Senin (27/4/2026). (foto:ist/Kompas.com)
Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Haji dan Umrah Jawa Timur, As'adul Anam di Surabaya, Senin (27/4/2026). (foto:ist/Kompas.com)

SURABAYA (Lentera) - Salah satu jemaah haji Embarkasi Surabaya yang tergabung dalam Kloter 08 asal Kabupaten Pasuruan, Kamariyah (85), meninggal dunia di Madinah, Minggu (26/4/2026) waktu setempat. 

“Iya, ada satu dari Pasuruan. Jadi sesak napas (penyebab) di sana, sakitnya seperti itu. Kemudian meninggal dunia di sana,” kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As’adul Anam di Surabaya, Senin (27/4/2026) mengutip Kompas.com, Selasa (28/4/2026). 

Kamariyah binti Dul Tayib mengembuskan napas terakhir di Hotel Maisyan Al Haritia, pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 11.20 Waktu Arab Saudi (WAS). 

Mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya akan mengatur pelaksanaan badal haji. 

“Kalau badal haji, nanti akan diatur oleh panitia, siapa yang ditunjuk untuk badal,” ujar Anam. 

Selain itu, hak asuransi almarhumah akan diproses setelah Pemerintah Arab Saudi menerbitkan Certificate of Death (COD). Dokumen tersebut menjadi syarat kelengkapan untuk pencairan asuransi di Indonesia. 

“Mungkin nanti itu menjadi kelengkapan untuk proses pencairan asuransi dan sebagainya di Indonesia. (Nominal) mohon maaf saya belum bisa memberikan penjelasan, kalau tahun kemarin senilai dengan PPIH,” tuturnya. 

PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat, ada empat jemaah yang tertunda keberangkatannya. Sebanyak tiga jemaah, harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Dua di antaranya telah dinyatakan siap berangkat dan tinggal menunggu kursi kosong. 

“Untuk yang sakit ada tiga. Di mana yang dua sudah siap berangkat, tinggal menunggu seat yang kosong. Kemudian tunda di daerah satu, yang lain tidak ada masalah,” paparnya. 

Sementara satu jemaah lainnya tidak diberangkatkan, karena mengalami stroke. 

“Total empat. Tiga di rumah sakit sudah siap tapi belum memiliki seat yang bisa dinaikkan. Yang tidak berangkat stroke,” tegasnya. 

Hingga Senin (27/4/2026) pukul 10.00 WIB, sebanyak 21 kloter jemaah haji Embarkasi Surabaya telah tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED), Madinah, Arab Saudi. 

“Yang sudah terbang saat ini total 18 persen atau 7.964 jemaah. Untuk jemaah perempuan 4.169 dan jemaah laki-laki 3.795,” imbuhnya.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.