SURABAYA (Lentera) — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, peninjauan langsung pelaksanaan Program Makkah Route melalui fasilitas fast track di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, pada Selasa (28/4/2026). Dalam peninjauan tesebut mendapatkan proses kedatangan jemaah haji menjadi lebih cepat dan efisien.
Dia mengatakan program Makkah Route di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, lebih berbasis kemudahan. Menurutnya Program Makkah Route merupakan inovasi layanan yang memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sejak di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan skema ini, jemaah haji tidak perlu lagi menjalani antrean imigrasi saat tiba di Jeddah atau Madinah, sehingga menjadi lebih cepat dan efisien.
Untuk itu Menhaj menyampaikan apresiasi atas implementasi layanan yang dinilai semakin optimal dalam memberikan kemudahan bagi jemaah.
“Layanan Makkah Route ini adalah bentuk nyata kolaborasi strategis antara Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam menghadirkan kemudahan bagi jemaah haji. Proses yang terintegrasi sejak dari tanah air ini tidak hanya mempercepat layanan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan kepastian bagi jemaah setibanya di Tanah Suci,” ujar Menhaj mengutip Kemenhaj.
Lebih lajut Menhaj menandaskan kehadiran program ini menjadi bagian penting dalam transformasi layanan haji Indonesia yang terus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan secara menyeluruh.
“Kami di Kemenhaj berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang berorientasi pada kenyamanan, keamanan, dan kepastian bagi jemaah. Makkah Route menjadi salah satu pilar penting dalam upaya tersebut,” lanjutnya.
Dia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan akan terus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji, seiring dengan meningkatnya ekspektasi jemaah terhadap pelayanan yang cepat, mudah, dan nyaman.
Sementara itu, keberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-8 dengan terus meningkat dan berjalan lancar. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 28 April 2026, sebanyak 9.111 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau mencapai 21 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini.
Adapun total rencana pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M sebanyak 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter). (*)
Editor : Lutfiyu Handi





.jpg)
