08 May 2026

Get In Touch

Pembekalan 230 Cakades, Bupati Sidoarjo Ingatkan Komitmen Pilkades Damai dan Bahaya Biaya Politik Tinggi

Pilkades Damai! 230 Cakades Sidoarjo ikuti pembekalan. Bupati Subandi ingatkan bahaya biaya politik tinggi & larang kegaduhan.
Pilkades Damai! 230 Cakades Sidoarjo ikuti pembekalan. Bupati Subandi ingatkan bahaya biaya politik tinggi & larang kegaduhan.

SIDOARJO (Lentera) – Sebanyak 230 Calon Kepala Desa (Cakades) di Kabupaten Sidoarjo mengikuti kegiatan pembekalan menjelang Pilkades Serentak 2026, di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (7/5/2026).

Di hadapan para peserta, Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan, pelaksanaan Pilkades pada 24 Mei 2026 mendatang harus berjalan damai, aman, dan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Komitmen kita Pilkades damai. Jangan sampai pemilihan ini menjadi sumber konflik. Paslon maupun tim sukses harus sama-sama menjaga stabilitas politik agar suasana di desa tetap kondusif,” ujar Subandi.

Menurutnya, Pilkades harus menjadi ajang demokrasi yang sehat dan tidak memecah belah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Forkopimda telah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang dinilai rawan konflik politik.

“Kita sudah memetakan daerah-daerah yang potensi kerawanan politiknya tinggi,” tambahnya.

Selain soal keamanan, Subandi juga mengingatkan, para calon agar tidak terbebani biaya politik yang terlalu besar. Ia menilai, hal tersebut bisa memicu praktik korupsi setelah menjabat.

“Kalau habisnya sampai Rp300 juta atau Rp500 juta tentu tidak masuk akal. Kalau biaya politik tinggi, mau tidak mau ada potensi korupsi karena gaji kepala desa hanya sekitar Rp5,5 juta,” tegasnya.

Pembekalan ini dilakukan agar nantinya para kepala desa terpilih mampu menjalankan pemerintahan dengan baik, bersih, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sidoarjo, Probo Agus Sunarno menyampaikan bahwa Pilkades Serentak 2026 akan dilaksanakan di 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan.

“Terdapat 230 calon kepala desa yang akan bertarung tahun ini,” jelasnya.

Ia berharap, seluruh tahapan kampanye dapat berlangsung santun, edukatif, dan bermartabat. Visi dan misi yang ditawarkan pun harus realistis, mengacu pada potensi desa serta kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami berharap kampanye berlangsung santun, edukatif, dan bermartabat. Visi misi harus mengacu pada potensi desa serta kebutuhan masyarakat desa,” tutup Probo.

 

Reporter: Teguh/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.