08 May 2026

Get In Touch

Pastikan Standar Pertandingan, KONI Jatim Pimpin Peninjauan Lokasi Porprov 2027 di Kertajaya

Pastikan Standar Pertandingan, KONI Jatim Pimpin Peninjauan Lokasi Porprov 2027 di Kertajaya

SURABAYA (Lentera)– Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur tahun 2027 mulai dilakukan lebih awal. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersama KONI Surabaya dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Surabaya telah melakukan peninjauan sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi venue pertandingan.

Peninjauan tahap awal ini difokuskan pada fasilitas olahraga milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berlokasi di kawasan Jalan Kertajaya, Surabaya. Sejumlah sarana yang diperiksa meliputi Dojo Karate, Dojo Judo, Gedung Olahraga (GOR) Tenis Meja, GOR Bulutangkis Sudirman, Lapangan Jatim Seger, Kolam Renang Dispora Jatim, hingga GOR Kertajaya.


Tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, kelengkapan peralatan, serta sarana pendukung lainnya. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan renovasi, pemeliharaan, maupun perbaikan fasilitas agar memenuhi standar penyelenggaraan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Anggota tim peninjau dari KONI Jawa Timur, Jeffry Tagore, menyampaikan bahwa secara umum sebagian besar venue sebenarnya sudah layak digunakan. Namun, masih terdapat sejumlah fasilitas yang memerlukan pembenahan agar pertandingan dapat berjalan lebih optimal dan aman.
 
“Memang venue ini rata-rata masih perlu perbaikan. Bukan renovasi besar-besaran, tapi cukup banyak hal yang harus diperbaiki secara bertahap. Misalnya kondisi kamar mandi yang belum layak, hingga lantai yang pecah dan dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya pertandingan,” ujar Jeffry saat ditemui di lokasi, Kamis (7/5/2026).
 
Menurutnya, pengecekan sejak dini sangat penting dilakukan agar proses pembenahan tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang pelaksanaan.
 
“Mulai sekarang kita melihat kondisi venue agar persiapan tidak terkesan buru-buru. Jangan sampai menjelang gelaran masih ada kekurangan, apalagi Surabaya adalah kota besar. Dengan persiapan awal ini, kita bisa lebih mantap menatap Porprov 2027,” tambahnya.
 
Sementara itu, Sekretaris KONI Surabaya, Randika Asiani, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Disporapar Surabaya tengah menyusun pemetaan lokasi pertandingan. Nantinya, venue akan dibagi ke dalam tiga klaster utama, yaitu aset milik Pemerintah Kota Surabaya, aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta fasilitas milik pihak ketiga.
 
Beberapa fasilitas milik perguruan tinggi yang juga dipertimbangkan antara lain milik Universitas Negeri Surabaya, Universitas Hang Tuah, dan Universitas Ciputra.
 
“Dari segi kesiapan, venue di kawasan Kertajaya sebenarnya sudah cukup baik. Tinggal perbaikan sedikit saja sudah bisa dipakai untuk Porprov 2027,” kata Randika.
 
Selanjutnya, setelah proses peninjauan awal selesai, pembahasan teknis akan dilanjutkan bersama technical delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga untuk menentukan penetapan lokasi resmi pertandingan.
 
“Arahan Bapak Wali Kota, perbaikan dan kesiapan venue Porprov diusahakan rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Dengan begitu, pada tahun 2027 nanti kita sudah bisa fokus sepenuhnya mempersiapkan atlet untuk bertanding,” pungkas Randika.
 
Melalui persiapan yang dimulai lebih awal ini, KONI Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya berharap seluruh fasilitas siap tepat waktu, sehingga pelaksanaan Porprov X Jawa Timur 2027 dapat berjalan sukses, aman, dan nyaman, sekaligus mendorong peningkatan pembinaan olahraga di daerah.(adv)

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.