01 June 2026

Get In Touch

26 Santri Tebuireng Jombang Lolos ke Universitas Al-Azhar Mesir

Santri saat belajar di Pesantren Tebuireng Jombang saat, Jawa Timur (Ant)
Santri saat belajar di Pesantren Tebuireng Jombang saat, Jawa Timur (Ant)

JOMBANG (Lentera) -Sebanyak 26 santri dari berbagai unit pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasil lolos ujian seleksi masuk Universitas Al-Azhar, Mesir pada tahun 2026.

Kepala MA Sains Tebuireng Putri Jombang Ainur Rofiq, Minggu (31/5/2026) mengatakan  26 santri yang diterima itu berasal dari tiga unit pendidikan utama. Mereka antara lain 17 santri dari MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, 7 santri dari SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng, dan 2 santri dari MA Sains Tebuireng Putri Kesamben.

“Alhamdulillah, kami panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya. Kami keluarga besar Madrasah Aliyah Sains Tebuireng  merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi dua santri terbaik yang diterima Universitas Al-Azhar Mesi,” kata Rofiq dalam keterangannya di Jombang. 

Ia mengatakan prestasi ini bukan hanya membanggakan keluarga, madrasah dan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben, Kabupaten Jombang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh santri di MA Sains Tebuireng untuk terus semangat dalam menuntut ilmu, khususnya sungguh-sungguh pada waktu belajar di diniyah dan belajar Bahasa Arab. 

Pihaknya juga selalu menanamkan agar berbagai prestasi itu bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya bahwa dengan kesungguhan, disiplin, dan doa, maka cita-cita besar dapat diraih.

Ia menambahkan Universitas Al-Azhar merupakan salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan bergengsi di dunia. Belajar di tempat tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. 
 
"Kesempatan belajar di sana merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Kami mengucapkan terima kasih kepada para ustaz, ustazah, pembina, juga orang tua, dan semua pihak yang mendampingi para santri mencapai titik ini,” katanya.

Ia berharap para santri tersebut diberikan kemudahan, kesehatan, dan keberkahan selama menempuh pendidikan di Mesir, serta kelak menjadi ulama dan generasi penerus yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan agama.

Salah satu santri MA Sains Pesantren Tebuireng Jombang, Masyfiyyah Nur Aini mengaku sangat senang bisa lolos ke Universitas Al Azhar.  

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih bisa lolos di Universitas Al Azhar, karena menurut saya pribadi bukan hanya sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah besar yang harus saya jaga. Perjalanan menuju semua itu juga penuh dengan doa, usaha pengorbanan dan kesabaran yang tidak mudah,” katanya.

Melansir Antara, perjalanan untuk bisa kuliah di tempat itu tidak mudah. Namun, dukungan dan peran orang tua dalam kelolosan ini sangat penting karena keridaannya.  

Hal yang sama juga disampaikan santri SMA A Wahid Hasyim Jombang, Mohammad Saifan Ibrahim. Ia juga senang bisa diterima di universitas tersebut. 

Ia berharap nantinya bisa makin meningkatkan ilmu pengetahuannya. 

“Harapan saya, pertama, mampu mengeksplorasi dunia akademisi Mesir dan seluruh keilmuan yang ada. Kedua, mampu menata diri untuk mencapai tingkatan insan kamil. Ketiga,  mampu membanggakan orang tua, keluarga, guru-guru, sahabat, almamater, dan seluruh orang yang saya cintai,” katanya.

Ia juga berharap Allah mengarahkan dirinya, memberkahi, dan menjaganya dalam perjalanan yang bagi dirinya bukan hanya perjalanan akademisi, tapi juga perjalanan tentang hidayah dalam rangkaian panjang dari proses sebagai murid kehidupan. 

“Saya yakin tidak semata-mata ditakdirkan, kecuali dengan arahan dan kasih sayangnya,” katanya (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.