PALANGKA RAYA (Lentera) –Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus berupaya mematangkan strategi dalam rangka memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan, perang melawan narkoba memerlukan sinergi yang kuat lintas sektor.
"Upaya ini melibatkan tiga Perangkat Daerah (PD) yang akan memegang peran sentral dan menjadi ujung tombak dalam aksi nyata pencegahan dan penanganan barang terlarang tersebut," papar Zaini, Rabu (3/6/2026).
Adapun tiga instansi tersebut adalah Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Pendidikan (Disdik) yang memiliki keterkaitan erat dalam membangun benteng pertahanan masyarakat, mulai dari klaster keluarga, lingkungan kesehatan, hingga dunia pendidikan.
Ia melanjutkan, langkah ini diambil mengingat ancaman narkoba saat ini kian masif dan menyasar berbagai lini usia.
Pemkot Palangka Raya ingin memastikan seluruh elemen birokrasi bergerak aktif dan tidak hanya berpangku tangan.
"Penguatan peran ketiga PD ini menjadi langkah konkret agar penanggulangan narkoba tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, namun mencakup juga aspek preventif dan rehabilitatif,” terangnya.
Adapun peran dari Dinas Pendidikan yaitu memperketat pengawasan di lingkungan sekolah serta memberikan edukasi terkait bahaya narkoba secara masif kepada para pelajar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan berperan dalam mengoptimalkan layanan fasilitas kesehatan dasar serta program rehabilitasi medis bagi para korban ketergantungan.
Sedangkan Dinas Sosial akan bergerak pada aspek rehabilitasi sosial, pendampingan korban, serta penguatan ketahanan keluarga di lingkungan masyarakat.
"Harapannya, ketiga dinas tersebut bisa segera menyusun program kerja bersama yang terintegrasi, termasuk melakukan kegiatan sosialisasi rutin yang menyentuh hingga tingkat kelurahan dan rukun tetangga," tutupnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH





.jpg)
