11 June 2026

Get In Touch

Trump Akan Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran Jika Ada Tentara AS Tewas

Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS)
Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan gencatan senjata antara Washington dan Teheran dapat berakhir sewaktu-waktu apabila terdapat personel militer AS yang menjadi korban jiwa.

Informasi tersebut dilaporkan harian The Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah pejabat yang mengetahui pertimbangan internal pemerintahan AS terkait perkembangan hubungan dengan Iran.

Meski demikian, dalam wawancara bersama podcast Pod Force One yang disiarkan pada Rabu (3/6/2026), Trump menegaskan pendekatan diplomatik tetap menjadi pilihan yang lebih baik, terutama karena mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

Namun, Trump juga menilai bahwa kemungkinan dilanjutkannya operasi militer AS dapat menjadi faktor yang membuat Iran maupun pihak-pihak terkait berpikir ulang untuk memicu eskalasi baru di kawasan.

Menurut laporan tersebut, Trump diyakini masih dapat mentoleransi sejumlah insiden berskala kecil yang berpotensi terjadi dalam beberapa pekan hingga beberapa bulan ke depan selama tidak menimbulkan korban jiwa dari pihak militer AS.

Pemerintahan AS saat ini juga disebut berupaya keras menghindari pecahnya perang berskala penuh di Timur Tengah yang berpotensi melibatkan lebih banyak negara dan memperluas dampak konflik di kawasan.

Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah. Teheran menyatakan langkah tersebut sebagai bentuk pertahanan diri atas serangan yang diterimanya.

Ketegangan yang terus meningkat akhirnya mendorong kedua pihak mengumumkan gencatan senjata pada 7 April 2026. Kesepakatan itu sempat menurunkan eskalasi konflik yang sebelumnya memicu kekhawatiran dunia internasional.

Namun, upaya mencari penyelesaian permanen belum membuahkan hasil. Perundingan lanjutan yang mempertemukan delegasi Washington dan Teheran di Islamabad berakhir tanpa terobosan berarti, sehingga masa depan hubungan kedua negara masih dipenuhi ketidakpastian.

Editor: Santi/Ant

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.