SURABAYA ( LENTERA ) - Warna birunya yang mencolok membuat bunga telang mudah dikenali. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Clitoria ternatea ini telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Asia Tenggara, baik sebagai bahan minuman, pewarna alami, maupun tanaman obat. Tak hanya memikat secara visual, bunga telang juga menyimpan berbagai manfaat yang didukung oleh kandungan antioksidan di dalamnya.
Teh bunga telang dibuat dari kelopak bunga berwarna biru cerah yang berasal dari tanaman polong-polongan asli Thailand, Malaysia, dan sejumlah wilayah lain di Asia Tenggara. Ketika diseduh, warna biru pekatnya akan larut ke dalam air dan menghasilkan minuman yang unik sekaligus menarik perhatian.
Dalam berbagai kebudayaan Asia, bunga telang memiliki makna simbolis. Di Thailand, bunga ini kerap dikaitkan dengan kesuburan dan kesejahteraan. Sementara di India, bunga telang sering digunakan dalam berbagai ritual dan upacara keagamaan.
Di balik warna cantiknya, bunga telang ternyata kaya akan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh. Berbagai penelitian dan sumber kesehatan menyebutkan bahwa konsumsi teh bunga telang secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, kulit, mata, hingga kesehatan mental.
Menjaga Kesehatan Jantung
Salah satu keunggulan utama bunga telang adalah kandungan antioksidannya yang tinggi. Menurut Teapro, teh bunga telang kaya akan antioksidan yang berperan membantu melawan stres oksidatif dan peradangan, dua faktor yang berkaitan erat dengan penyakit jantung serta tekanan darah tinggi.
Konsumsi teh bunga telang secara teratur juga disebut dapat membantu menjaga profil kolesterol yang sehat. Minuman ini berpotensi menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL sekaligus meningkatkan kolesterol baik atau HDL. Kombinasi tersebut dinilai dapat mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
Selain itu, sifat antiinflamasi yang dimiliki bunga telang dipercaya mampu melindungi pembuluh darah dengan mengurangi peradangan pada arteri serta membantu memperlancar aliran darah.
Membantu Kulit Cerah dan Awet Muda
Bagi yang menginginkan kulit sehat dan bercahaya, bunga telang juga menawarkan manfaat menarik. Kandungan antioksidannya berfungsi menangkal radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini dan kerusakan sel kulit.
Konsumsi teh bunga telang secara rutin maupun penggunaan ekstraknya pada produk perawatan kulit disebut dapat membantu membuat kulit tampak lebih berseri. Selain itu, bunga telang juga dikaitkan dengan kemampuan mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan serta memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan sehingga kulit terlihat lebih muda.
Khasiat antiinflamasi yang dimiliki tanaman ini turut membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi. Karena itu, bunga telang sering dikaitkan dengan upaya meredakan masalah kulit seperti jerawat maupun eksim.
Dukung Penurunan Berat Badan
Secara tradisional, bunga telang telah lama digunakan sebagai diuretik alami dan pencahar ringan. Informasi yang dikutip dari Mega We Care menyebutkan bahwa tanaman ini dapat membantu proses detoksifikasi tubuh, mengurangi retensi atau penumpukan cairan, serta mendukung sistem pencernaan.
Efek tersebut membuat bunga telang dianggap berpotensi membantu program penurunan berat badan, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang memadai.
Menjaga Kesehatan Mata
Manfaat lain yang sering dikaitkan dengan bunga telang adalah kemampuannya dalam mendukung kesehatan penglihatan. Kandungan antioksidan seperti proantosianidin diyakini dapat membantu meningkatkan aliran darah menuju kapiler-kapiler halus di area mata.
Menurut The Culture of The World, teh bunga telang disebut bermanfaat dalam membantu mencegah dan mengatasi glaukoma serta penglihatan kabur. Selain itu, minuman ini juga dikaitkan dengan kemampuan mengurangi kelelahan mata, meningkatkan penglihatan malam, dan melindungi jaringan mata dari kerusakan akibat radikal bebas maupun stres oksidatif.
Kurangi Stres dan Kecemasan
Tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, bunga telang juga dikenal memiliki efek menenangkan. Laman Tease menyebutkan bahwa tanaman ini telah lama digunakan karena kemampuannya membantu meredakan stres dan kecemasan sekaligus meningkatkan rasa rileks.
Secangkir teh bunga telang hangat setelah seharian beraktivitas dipercaya dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Bahkan, bila dikonsumsi menjelang waktu tidur, minuman ini diyakini dapat membantu menciptakan kualitas tidur yang lebih baik dan nyenyak.
Perawatan Rambut dan Kulit Kepala
Khasiat bunga telang ternyata tidak berhenti pada perawatan kulit. Tanaman ini juga mulai banyak digunakan dalam produk perawatan rambut.
Sebuah studi pada tahun 2024 menemukan bahwa penggunaan sampo berbahan bunga telang dapat membantu mengurangi tingkat keparahan ketombe dengan efek samping yang minimal. Manfaat tersebut diduga berkaitan dengan kemampuannya membantu mengelola produksi sebum atau minyak alami kulit kepala.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang berpotensi merangsang pertumbuhan rambut sekaligus membantu mengurangi kerontokan.(ist/dya)
Cara Menikmati Blue Tea
Selain digunakan dalam produk kosmetik seperti toner, hair mist, sampo, dan masker wajah, bunga telang juga dapat dikonsumsi secara langsung dalam bentuk teh herbal.
Teh bunga telang, yang sering dijuluki sebagai "blue tea" atau teh biru, memiliki rasa ringan dengan aroma khas yang menenangkan.
Membuat teh bunga telang cukup mudah dan tidak memerlukan banyak bahan. Siapkan sekitar satu sendok teh atau 4 gram bunga telang kering, lalu seduh dengan satu cangkir atau 240 mililiter air panas. Diamkan selama 10 hingga 15 menit hingga warna biru khas bunga telang larut sempurna ke dalam air. Setelah itu, saring bunga telang dan teh siap dinikmati dalam keadaan hangat maupun dingin.
Untuk mendapatkan hasil seduhan yang maksimal, gunakan bunga telang yang telah dikeringkan dengan baik. Bunga telang kering umumnya menghasilkan warna yang lebih pekat serta aroma yang lebih optimal dibandingkan bunga yang belum melalui proses pengeringan sempurna. Selain itu, perhatikan suhu air yang digunakan. Hindari menggunakan air yang terlalu mendidih atau membiarkannya mendidih terlalu lama karena dapat memengaruhi cita rasa dan kualitas seduhan teh.
Teh bunga telang dapat dinikmati tanpa tambahan pemanis untuk memperoleh rasa herbal yang lebih alami. Namun, bagi yang menginginkan cita rasa berbeda, minuman ini juga dapat dipadukan dengan madu, lemon, atau jeruk nipis. Menariknya, tambahan perasan lemon atau jeruk nipis akan mengubah warna teh dari biru menjadi ungu, menciptakan tampilan yang unik sekaligus menyegarkan.
Teh ini dapat dinikmati dalam keadaan hangat maupun disajikan dengan es. Untuk memperkaya rasa, dapat ditambahkan madu, jus lemon, atau jus jeruk nipis.
Menariknya, keasaman dari buah jeruk akan bereaksi dengan senyawa ternatin dalam bunga telang sehingga warna minuman berubah dari biru menjadi ungu tua, menciptakan tampilan yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga memanjakan mata.(*)




.jpg)
