27 June 2026

Get In Touch

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah jadi 589 Orang

Seorang pria membawa ransel bermotif bendera Venezuela melintasi puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di La Guaira, Venezuela, Jumat (26/6/2026). (REUTERS)
Seorang pria membawa ransel bermotif bendera Venezuela melintasi puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di La Guaira, Venezuela, Jumat (26/6/2026). (REUTERS)

JAKARTA (Lentera) - Jumlah korban tewas akibat dua gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Jumat (26/6/2026), sebanyak 589 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 2.980 lainnya mengalami luka-luka.

"Sayangnya, 589 orang meninggal dan 2.980 orang terluka," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menyampaikan pembaruan data tersebut dalam pertemuan yang disiarkan stasiun televisi teleSUR, mengutip Antara, Sabtu (27/6/2026).

Sebelumnya, pada Kamis (25/6/2026), Menteri Kesehatan Carlos Alvarado mengatakan wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah Negara Bagian La Guaira. Daerah tersebut mencatat jumlah korban jiwa dan korban luka terbanyak akibat bencana tersebut.

Alvarado menjelaskan, pemerintah segera mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional sesaat setelah gempa mengguncang. Lebih dari 5.000 tenaga medis, termasuk lebih dari 1.200 dokter, diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan kepada warga di wilayah terdampak.

Venezuela diguncang dua gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6/2026). Setelah itu, sedikitnya 30 gempa susulan kembali terjadi dan memperparah kondisi di sejumlah wilayah.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan luas. Banyak rumah roboh, infrastruktur publik dan rumah sakit mengalami kerusakan, serta operasional bandara utama negara itu terpaksa dihentikan.

Editor: Santi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.