14 July 2026

Get In Touch

Kronologi Kericuhan Konser Denny Caknan di SUBEC hingga Gerbang Jebol

Kondisi penonton konser Denny Caknan di SUBEC.
Kondisi penonton konser Denny Caknan di SUBEC.

SURABAYA (Lentera)– Polrestabes Surabaya mengungkap kronologi kericuhan yang terjadi saat Pesta Rakyat dalam rangka Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR), Minggu (5/7/2026) malam.

Insiden dipicu membludaknya penonton yang memaksa masuk ke area konser, hingga menyebabkan gerbang utama jebol dan sejumlah penonton mengalami luka serta pingsan akibat berdesakan.

Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto menjelaskan proses masuk penonton sebenarnya telah dimulai sejak pukul 16.00 WIB, dengan diperbolehkan memasuki area konser melalui pintu utama dengan pengamanan berlapis dari petugas keamanan internal dan Satpol PP.

"Penonton mulai memasuki area konser melalui pintu utama, dengan sistem pemeriksaan ketat oleh security internal (guard) dan Satpol PP," jelas Hadi, Senin (6/7/2026).

Sekitar pukul 16.15 WIB, acara resmi dibuka oleh master of ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan penampilan sejumlah band pengisi acara. Kegiatan sempat dihentikan pada pukul 17.30 WIB untuk salat magrib, kemudian dilanjutkan kembali hingga sekitar pukul 18.35 WIB sebelum kembali jeda untuk salat isya.

"Setelah itu acara kembali dilanjutkan dengan penampilan band sampai kurang lebih pukul 18.35 WIB, kemudian break lagi untuk salat isya," ujarnya.

Menurut Hadi, situasi di dalam area konser masih terkendali setelah acara kembali dimulai usai salat isya. Namun, sekitar pukul 19.27 WIB, ribuan penonton yang berada di luar venue mulai memadati pintu masuk utama.

Massa yang belum berhasil masuk kemudian memaksa membuka akses menuju lokasi konser. Tekanan dari kerumunan menyebabkan gerbang utama SUBEC jebol, sementara kapasitas area di dalam venue saat itu sudah hampir penuh.

"Penonton yang di luar memaksa masuk pintu gerbang SUBEC sehingga pintu gerbang jebol dan situasi di dalam lapangan SUBEC hampir penuh," ungkapnya.

Petugas keamanan kemudian membentuk pagar betis di pintu masuk untuk mencegah penonton tambahan memasuki area konser. Langkah tersebut dilakukan, karena kondisi di dalam venue sudah sangat padat.

Sekitar pukul 19.35 WIB, penampilan disk jockey (DJ) dimulai untuk menghibur penonton di dalam area. Namun situasi di luar semakin sulit dikendalikan. Pada pukul 19.57 WIB, massa kembali bergerak memasuki venue dan mengabaikan imbauan petugas.

"Massa bergerak masuk ke venue dan tidak mengindahkan arahan petugas, penonton langsung memadati area SUBEC," tuturnya.

Akibat kepadatan tersebut, sekitar pukul 20.13 WIB sejumlah penonton yang berada di sekitar pintu masuk mulai mengalami sesak napas, lemas, hingga pingsan karena berhimpitan. Tim medis langsung melakukan evakuasi, terhadap para korban yang mengalami luka maupun gangguan kesehatan.

Meski kondisi di pintu masuk masih padat, penampilan penyanyi Denny Caknan tetap dimulai sekitar pukul 20.20 WIB. Selanjutnya, pada pukul 20.55 WIB, petugas kembali melakukan penyekatan di pintu masuk untuk mencegah penonton lain masuk ke area konser yang telah melebihi kapasitas.

"Pukul 20.55 WIB dilakukan penyekatan oleh petugas keamanan di pintu masuk untuk menghalau penonton agar tidak masuk ke dalam venue SUBEC," terang Hadi.

Rangkaian Pesta Rakyat yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu, berakhir sekitar pukul 21.45 WIB. Setelah acara selesai, massa secara bertahap meninggalkan lokasi konser.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.