22 July 2026

Get In Touch

Iran Tangguhkan Perjanjian Damai, Nilai AS Langgar Komitmen

Ilustrasi bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua
Ilustrasi bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS. (foto:ist/dok.Ant/Xinhua

TEHERAN (Lentera) - Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi menyatakan, bahwa Teheran memutuskan menangguhkan komitmen terhadap memorandum perdamaian, setelah menilai "Amerika Serikat melanggar komitmennya".

“AS telah melanggar dan menghentikan semua komitmennya dalam kerangka Memorandum Islamabad,” kata Gharibabadi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars, Sabtu (18/7/2026) melansir Antara, Minggu (19/7/2026).

“Dengan demikian, kami juga telah menangguhkan komitmen kami. Kami tidak akan melaksanakannya karena kami sibuk mempertahankan negara ini,” kata dia, menambahkan.

Ketegangan semakin meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Iran tak kunjung menghentikan saling serang antara mereka.

Eskalasi militer antara kedua negara tetap meningkat meski dengan adanya memorandum perdamaian yang diteken pada Juni lalu, melalui mediasi Pakistan, untuk mengakhiri perang dan mencapai kesepakatan damai permanen yang berkelanjutan.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.