25 July 2026

Get In Touch

Wamendag Sambangi Sekolah Garuda MAN 2 Kota Malang, Kawal Lulusan Berdaya Saing Global

Wamendag RI, Dyah Roro Esti meninjau kegiatan siswa di laboratorium sains MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7/2026). (Santi/Lentera)
Wamendag RI, Dyah Roro Esti meninjau kegiatan siswa di laboratorium sains MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7/2026). (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti menyambangi dan meninjau pelaksanaan program Sekolah Garuda di MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7/2026). Dalam kunjungannya, Wamendag menegaskan pentingnya pemerintah dalam mengawal lulusan yang berdaya saing global.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pengawalan pemerintah terhadap salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

"Kami di Kementerian Perdagangan tentunya sangat aktif mengawal beberapa program prioritas. Kami ingin meninjau implementasi program prioritas Bapak Presiden Prabowo, yaitu Sekolah Garuda," ujar Roro.

Dalam kunjungannya, Roro menilai MAN 2 Kota Malang telah memiliki kesiapan yang baik sebagai Sekolah Garuda. Mulai dari fasilitas pendidikan hingga antusiasme peserta didik dinilai menjadi modal penting dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Ini bukti nyata bahwa kita mampu. Sumber daya manusia Indonesia itu sangat luar biasa dan insyaallah ke depan bisa semakin berdaya saing melalui berbagai program yang sudah dijalankan," katanya.

Selain meninjau pelaksanaan Sekolah Garuda, Wamendag juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk mulai membangun jiwa kewirausahaan sejak dini. Menurutnya, kemampuan berwirausaha menjadi salah satu bekal penting agar generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Wamendag juga menjelaskan Kementerian Perdagangan memiliki program Campuspreneur yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan calon mahasiswa.

Program tersebut, lanjut Roro, akan didukung melalui pendampingan bersama berbagai perguruan tinggi agar pengembangan potensi generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Kami akan terus melakukan pendampingan bersama kampus-kampus. Tadi kami juga memberikan semangat kepada adik-adik yang hadir agar mereka melihat banyak peluang untuk masa depan mereka," katanya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Wamendag yang dinilai menjadi motivasi bagi sekolah, khususnya bagi para siswa yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri.

Samsudin menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Wamendag juga menyampaikan komitmennya untuk membantu membuka jalur komunikasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

"Beliau tadi menyampaikan akan membantu komunikasi lebih lanjut terkait peluang kuliah di luar negeri melalui berbagai program yang ada. Beliau siap membantu menjembatani komunikasi yang diperlukan," jelasnya.

Diketahui, MAN 2 Kota Malang resmi ditetapkan sebagai Sekolah Garuda pada pertengahan Mei 2026 setelah melalui proses seleksi dan verifikasi yang cukup panjang.

Samsudin menjelaskan, terdapat sejumlah indikator yang harus dipenuhi sebelum sekolah memperoleh status tersebut, mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, budaya akademik, lingkungan ramah anak, tata tertib sekolah hingga rekam jejak prestasi peserta didik.

Ia mengatakan, salah satu kekuatan MAN 2 Kota Malang adalah budaya akademik yang konsisten mendorong seluruh siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. "Anak-anak kami semuanya melanjutkan ke perguruan tinggi. Yang membanggakan lagi, peminat kuliah ke luar negeri juga sangat banyak," katanya.

Dalam satu tahun terakhir, tercatat 19 siswa MAN 2 Kota Malang berhasil melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi luar negeri. Setelah berstatus sebagai Sekolah Garuda, minat tersebut terus meningkat.

"Sekarang siswa kelas XI yang berminat mengikuti kuliah di luar negeri mencapai sekitar 200 orang. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pendampingan agar cita-cita mereka bisa terwujud," pungkasnya. (*)


Reporter: Santi Wahyu
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.