30 July 2026

Get In Touch

Kado Hari Jadi ke-1147, Kota Kediri Raih Terbaik III Indeks Perlindungan Anak di Jatim

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (kanan) menerima penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak tingkat Provinsi Jatim, Selasa (28/7/2026).
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (kanan) menerima penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak tingkat Provinsi Jatim, Selasa (28/7/2026).

KEDIRI (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memberikan kado terbaik bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, dengan berhasil meraih penghargaan Terbaik III Indeks Perlindungan Anak (IPA) tingkat Provinsi Jawa Timur. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan diterima oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026). 

Indeks Perlindungan Anak, merupakan ukuran capaian pembangunan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Penilaian ini terdiri atas dua komponen utama, yakni Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA) dan Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA). 

Kedua komponen tersebut diukur berdasarkan lima klaster, meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak yang memerlukan penanganan.

Wali Kota Kediri yang biasa disapa Mbak Wali mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan Kota Kediri sebagai kota yang semakin ramah anak.

"Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Kediri, tetapi merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga keluarga yang terus berupaya memenuhi hak-hak dan memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak," ujarnya dalam keterangan dikutip, Rabu (29/7/2026).

Mbak Wali menerangkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

"Penghargaan ini tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada anak. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi agar setiap anak di Kota Kediri dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Karena anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan Kota Kediri dan Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, Muhammad Fajri menyampaikan keberhasilan Kota Kediri meraih penghargaan ini, tidak lepas dari berbagai program dan inovasi yang terus diperkuat. 

Salah satunya adalah keberadaan Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) yang aktif hingga tingkat kelurahan untuk melakukan monitoring, evaluasi, serta pendampingan apabila terjadi kasus kekerasan terhadap anak. 

Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga memiliki Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) yang memberikan layanan pendampingan bagi korban.

"Upaya lain yang kami lakukan antara lain memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka perkawinan anak, menginisiasi Sekolah Ramah Anak dan Puskesmas Ramah Anak, serta melakukan jemput bola bersama Dispendukcapil agar seluruh anak di Kota Kediri memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)," paparnya.

Fajri menambahkan, ke depan DP3AP2KB akan terus memperkuat koordinasi dengan Satgas PPA melalui monitoring dan evaluasi secara berkala. Sinergi dengan berbagai sektor, khususnya bidang pendidikan, juga akan terus ditingkatkan untuk memperkuat perlindungan anak. 

Selain itu, pihaknya akan mendorong perusahaan swasta menyediakan fasilitas ramah anak seperti daycare, melakukan evaluasi dan optimalisasi pada lima klaster Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), memperkuat kapasitas SDM UPT PPA dan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) melalui pelatihan berkala, serta mengoptimalkan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor.

"Capaian ini menjadi bukti, komitmen Pemkot Kediri dalam menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada tumbuh kembang anak," imbuhnya.

Pada ajang penghargaan Indeks Perlindungan Anak tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026, penghargaan Terbaik I diraih Kabupaten Gresik, Terbaik II diraih Kabupaten Sidoarjo, sedangkan Kota Kediri berhasil menempati posisi Terbaik III.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.