03 August 2026

Get In Touch

Wali Kota Palangka Raya Ungkap Penanganan Karhutla Terkendala Sumber Air

Tim Damkar membuat sumur bor untuk memadamkan api
Tim Damkar membuat sumur bor untuk memadamkan api

PALANGKA RAYA (Lentera) - Perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya saat ini, masih menunjukkan konsentrasi titik api terbanyak di Kelurahan Panarung.

Sebagaimana disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dari total 126 titik kebakaran yang telah terpantau hingga saat ini, tim gabungan pemadam menghadapi kendala utama berupa terbatasnya ketersediaan sumber air di lokasi kejadian.

"Kondisi ini tentu saja menjadi kendala dalam upaya pemadaman api agar segera padam dan tidak meluas," papar Fairid, Minggu (2/8/2026).

Menanggapi kendala tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya berencana melakukan penyesuaian pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Langkah ini ditempuh, guna memenuhi kebutuhan anggaran operasional penanganan darurat karhutla.

Fairid menjelaskan, anggaran tersebut nantinya akan dialokasikan melalui pos Belanja Tidak Terduga, guna mendukung ketersediaan logistik, sarana pendukung, serta kebutuhan lain yang mendesak di lapangan.

"Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama, karena itu kami akan memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi dengan baik meskipun harus melakukan penyesuaian anggaran," ucapnya.

Ia menekankan, Pemkot akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam upaya mengatasi keterbatasan sumber air.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan jika mengetahui adanya titik api di lingkungan sekitar," pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.