10 August 2026

Get In Touch

Gubernur Khofifah Lepas 1.537 Kontingen ke Jamnas XII, Tekankan Memperkuat Semangat Kebangsaan

 Gubernur Khofifah melepas 1.537 Kontingen Daerah Jatim ke Jamnas XII 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026).
Gubernur Khofifah melepas 1.537 Kontingen Daerah Jatim ke Jamnas XII 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026).

SURABAYA (Lentera) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas 1.537 Kontingen Daerah Jawa Timur yang akan mengikuti Jambore Nasional ke-12 (Jamnas XII) Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8/2026). Jamnas XII akan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan keikutsertaan kontingen Jawa Timur dalam Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga membawa misi besar untuk memperkuat semangat kebangsaan bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Lebih dari 1.500 kontingen Jawa Timur untuk mengikuti Jambore Nasional yang ke-XII. Sungguh misi besar yang harus kita bangun di tengah-tengah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Khofifah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Jamnas XII berlangsung mulai 13 hingga 20 Agustus sehingga peserta akan mengikuti peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus di lokasi kegiatan. “Karena dimulai tanggal 13 dan diakhiri tanggal 20 Agustus di tengah-tengahnya ada tanggal 17 Agustus,” ujarnya.

Khofifah berpesan agar seluruh peserta memegang teguh nilai-nilai heroisme, nasionalisme, serta persatuan dan kesatuan selama mengikuti Jambore Nasional.

“Semangat heroisme, semangat nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan, saya mohon ini dipegang kuat oleh seluruh kontingen Jawa Timur pada Jambore Nasional ke-XII yang akan datang,” tuturnya.

Menurutnya, semangat persaudaraan, gotong royong, dan persatuan menjadi modal utama dalam menjaga keutuhan bangsa. “Bangun persaudaraan untuk membangun NKRI. Bangun persatuan untuk menguatkan NKRI. Bangun kegotongroyongan untuk menjaga NKRI,” katanya.

Khofifah menegaskan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa tanpa memandang profesi maupun asal daerah.

“Tugas menjaga NKRI adalah tugas kita semua dalam profesi apapun, di lini manapun, berasal dari daerah manapun. Tugas ini sangat mulia,” ujarnya.

Ia menilai Jambore Nasional menjadi momentum penting bagi para Pramuka dari seluruh Indonesia untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat nasionalisme.

“Oleh karena itu, Jambore Nasional adalah momentum mulia bagaimana para pandu di negeri ini akan bergandengan tangan membangun persaudaraan, menguatkan persatuan, menguatkan nafas nasionalisme dan integritas sebagai sebuah bangsa,” ujar dia

“Itu kekuatan yang luar biasa. Dan biasanya pada pertemuan-pertemuan setingkat Jambore Nasional para pandu dari berbagai daerah akan memaksimalkan pertemuan-pertemuan strategis, persaudaraan-persaudaraan yang makin luas dan akhirnya jarang tidur malam,” lanjutnya.

Menjelang keberangkatan, Khofifah juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, stamina, dan kekompakan selama kegiatan berlangsung.

“Pesan saya jaga kekompakan untuk membawa Jawa Timur, Bumi Mojopahit, yang menyemai persaudaraan, menyemai Bhinneka Tunggal Ika, dan menjadi referensi bangsa dan negara hari ini,” tuturnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada pimpinan kontingen dan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur agar seluruh peserta menjaga nama baik daerah.

“Saya menitipkan kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, tolong dijaga, Jawa Timur bagian dari referensi Bumi Mojopahit yang menyemai kebhinekaan dalam nafas keindonesiaan untuk menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Muhammad Arum Sabil mengungkapkan, Jawa Timur mengirim total 1.537 peserta ke Jamnas XII.

“Jawa Timur mengirim peserta 1.537. Di antaranya adalah dari adik-adik penggalang, dari Pramuka berkebutuhan khusus, ada pimpinan kontingen dan juga ada dari pembina pendamping,” kata Arum Sabil

Selain mengirim peserta, ia menyebut, Jawa Timur juga menyiapkan anjungan pameran yang menampilkan berbagai inovasi hasil karya anggota Pramuka.

“Di samping itu, Jawa Timur juga menyiapkan anjungan pameran dari hasil inovasi yang dirancang oleh adik-adik Pramuka di Jawa Timur. Insyaallah peserta terbanyak dari Jawa Timur,” ujarnya.

Arum Sabil berharap seluruh peserta mampu membangun persaudaraan sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka.

“Tentunya Pramuka Jawa Timur ini nanti sampai di sana bisa membangun hubungan silaturahim, dan Jawa Timur bisa menjadi teladan kehidupan terkait dengan isi dasar Dharma, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Menekankan kepada sisi-sisi kemanusiaan, tapi juga menjaga alam,” katanya.

Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda menjadi tujuan utama keikutsertaan kontingen Jawa Timur dalam Jamnas XII. Baginya, yang paling penting adalah bagaimana Jawa Timur itu anak-anak mudanya bisa menjadi teladan kehidupan.

“Kalau bicara Indonesia emas tahun 2045, anak-anak muda di Jawa Timur telah ditempa, dilatih, dididik, walaupun tidak semuanya, tapi Pramuka yang dikirim ini adalah adik-adik yang bisa memberikan teladan kehidupan bagi mereka yang seusianya,” pungkasnya. (*)

Editor: Lutfiyu Handi 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.