14 August 2026

Get In Touch

Prabowo Sebut Banyak Rakyat Indonesia Masih Miskin, tapi Masih Bisa Tersenyum

Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran motor listrik nasional (Molinas) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026) -Biro Pers Sekretariat Negara
Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran motor listrik nasional (Molinas) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026) -Biro Pers Sekretariat Negara

CIKARANG (Lentera) -Presiden Prabowo Subianto mengakui, banyak masyarakat Indonesia yang masih miskin dan menjadi tantangan dalam mengatasinya. Namun, ia melihat bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang dapat tersenyum di tengah kondisi kemiskinannya itu.

"Rakyat kita masih banyak yang miskin, yang luar biasa rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Mungkin bajunya hanya satu, satu stel. Rumahnya hanya gedek. Makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum," ujar Prabowo dalam peluncuran motor listrik nasional (Molinas) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Di tengah masih banyaknya masyarakat yang miskin, ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki sumber daya yang kaya.

Namun saking besarnya Indonesia sebagai negara, terkadang banyak orang tidak sadar betapa kayanya negara tersebut. 

"Negara kita sangat besar, kadang-kadang saking besarnya, kita tidak sadar berapa besar negara kita. Dan negara kita sangat kaya, saking banyak kekayaan kita kadang-kadang kita enggak sadar betapa kaya kita," ujar Prabowo, dilansir Kompas.

"Negara kita sangat besar, kadang-kadang saking besarnya, kita tidak sadar berapa besar negara kita. Dan negara kita sangat kaya, saking banyak kekayaan kita kadang-kadang kita enggak sadar betapa kaya kita," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang relatif muda karena baru merdeka pada tahun 1945.

Ia berpesan kepada generasi muda untuk belajar dari sejarah. Menurutnya, bangsa yang tidak mengerti sejarah akan dihukum oleh sejarah.

"Saudara-saudara, tidak pernah saya mengajak untuk membenci bangsa lain. Sifat bangsa kita adalah justru sangat ramah, kita terkenal dengan keramahan kita. Kebaikan kita itu adalah DNA kita, memang itu adalah sifat kita," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, Tuhan yang Maha Kuasa telah memberikan Indonesia sumber daya yang sangat luar biasa. Namun, sumber daya tersebut kerap diambil oleh bangsa lain.

Prabowo pun menegaskan bahwa Indonesia saat ini sudah matang sebagai negara dalam mengelola sumber daya tersebut.

"Sekarang kita sudah lebih matang sebagai negara. Sekarang kita sudah lebih matang sebagai bangsa," ujar Prabowo (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.