23 August 2026

Get In Touch

BI Kediri Gelar QRISNIVAL 2026, Perkuat Kedaulatan Ekonomi dengan Pembayaran Digital

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat melakukan tap QRIS pada QRIS Carnival (QRISNIVAL) 2026.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat melakukan tap QRIS pada QRIS Carnival (QRISNIVAL) 2026.

KEDIRI (Lentera) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) yaitu QRIS Carnival (QRISNIVAL) 2026 pada 19-16 Agustus 2026, dengan mengusung terna "Rayakan Digitalisasi, QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak'. 

Acara ini bertujuan mendorong perluasan ekosistem pembayaran digital, serta memperkenalkan inovasi terbaru seperti QRIS Tap Experience dan QRIS CrossBorder kepada masyarakat Iuas.

Puncak PQN QRISNIVAL dilaksanakan pada tangga1 14-16 Agustus 2026 di Mal Kediri Town Square, dengan rangkaian kegiatan edukasi dan talkshow digitalisasi Sistem pembayaran dan perlindungan konsumen, showcase UMKM, user experience QRIS Tap, onboarding merchant QRIS, SYIAR QRIS Run, QR!S Tap Lucky Draw, kompetisi dan hiburan. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan PQN selalu dipaketkan dengan HUT Rl.

"Karena QRIS merupakan upaya Bank Indonesia, untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, meIalui kedaulatan Sistem Pembayaran Transformasi," tuturnya dalam keterangan, Rabu (19/8/2026).

Dijelaskannya, sistem pembayaran dimulai seiak peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada tahun 2017, sebagai wujud interkoneksi antar switching dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional. 

"Diluncurkan pada tahun 2019, QRIS menjadi standar riasional QR code pembayaran yan menyatukan belbagai penyedia layanan, inulai dari bank hingga fintech," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, implementasi QRIS Cross Border telah dapat digunakan di enam negara, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.

Puncak Kegiatan PQN ORISNIVAL 2026 diwujudkan meIalui launching "Mall Siap QRIS Tap" pertama di Mal Kediri Town Square (Ketos) Kota Kediri, oleh Kepaia Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat bersama Pimpinan 0JK, Pimpinan Perbankan Kota Kediri, akademisi, BPKAD Kota Kediri, Dinas terkait serta mitra keria di wilayahnya. 

Program ini, terang Yayat, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan inovasi sistem pembayaran digital, yang memungkinkan masyarakat meIakukan transaksi secara Iebih praktis meIalui teknologi Near Field Communication (NFC) di pusat perbelanjaan.

"Karena merupakan salah satu lokasi strategis, untuk memperluas adopsi pembayaran digital dengan tingkat transaksi berfrekuensi tinggi," terangnya.

Dalam perkembangannya, akseptasi digital sistem pembayaran digital di wilayah keria Bank Indonesia Kediri terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. 

Hingga Semester I - 2026 volume transaksi QRIS telah mencapai 118.677.619 transaksi, dengan total nominal sebesar Rp4,101 Triliun serta didukung oleh 1.027.383 merchant.

"Sejalan dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia Kediri terus mendorong perluasan digitalisasi meIalui berbagai program, salah satunya adalah penyelenggaraan PQN QRISNIVAL 2026," kata Yayat.

Dimana rangkaian PQN 2026 dimulai dengan kegiatan Edukasi Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen, QRIS Tap Experience, QRIS Cross Border, On Boarding Merchant yang dilaksanakan  di Kota Kediri, Trenggalek, Kota Madiun dan Ponorogo kepada masyarakat antara lain mahasiswa, generasi muda, pelaku UMKM, komunitas, serta masyarakat urnum.

Yayat mengatakan, salah satu fokus utama dalam rangkaian PQN ORISNIVAL 2026 adalah mendorong masyarakat untuk semakin Cakap Digital dan Bijak Bertransaksi, sehingga peningkatan pembayaran digital dapat diiringi dengan pemahaman yang baik mengenai keamanan transaksi dan pelindungan konsumen.

"Masyarakat diharapkan senantiasa menerapkan prinsip PeKA, yaitu Peduli, Kenali, dan Adukan. Peduli terhadap produk-produk pembayaran yang digunakan dan menjaga keamanan data pribadi. Kenali berbagai modus penipuan, serta tips aman daiam bertransaksi, dan Adukan bila menemukan transaksi atau aktivitas yang mencurigakan, kepada pihak-pihak yang meiniliki kewenangan," paparnya.

Ditambahkannya, meIalui PQN QRISNIVAL 2026 menjadi upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, penyedia jasa pembayaran, pelaku usaha, komunitas, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Dalam membangun ekosistem keuangan digital di wilayah keria Bank Indonesia Kediri, sehingga dapat mengakselerasi akseptasi digital yang dapat dirasakan dan dimanfaatkan secara Iuas oleh masyarakat dan pelaku usaha," pungkasnya.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.