17 September 2026

Get In Touch

PBEF 2026 Jadi Ajang Alumni UK Petra “Pulang” dan Pamerkan Bisnis di Surabaya

(Kiri) Rektor UK Petra, Prof. Rolly didampingi oleh Ketua Pengurus YPTK Petra, Ir. Harry Listijo (kanan berkaca mata) saat melihat milestone 65 tahun UK Petra.
(Kiri) Rektor UK Petra, Prof. Rolly didampingi oleh Ketua Pengurus YPTK Petra, Ir. Harry Listijo (kanan berkaca mata) saat melihat milestone 65 tahun UK Petra.

SURABAYA (Lentera) - Ratusan usaha milik alumni Universitas Kristen (UK) Petra meramaikan Petranesian Business and Education Fair (PBEF) 2026 yang digelar di Galaxy Mall 1, Galaxy Mall 2, dan Galaxy Mall 3 Surabaya, 17-20 September 2026.

PBEF menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-65 UK Petra sekaligus ruang bagi Petranesian, sebutan bagi alumni UK Petra, untuk kembali terhubung dengan almamater melalui kegiatan bisnis dan edukasi.

Ketua Pelaksana PBEF 2026, Teddy Salim, mengatakan kegiatan tahun ini dirancang untuk mempertemukan sejumlah ekosistem dalam satu rangkaian acara, mulai dari pendidikan, bisnis, industri, hingga hiburan.

Menurutnya, PBEF 2026 menghadirkan ratusan tenant dari berbagai sektor. Sekitar 80 persen di antaranya merupakan unit bisnis milik alumni UK Petra, mulai dari industri, food and beverage (F&B), hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami mengombinasikan beberapa ekosistem di satu mall yang terbagi dalam segmen pendidikan, bisnis, industri, hingga entertainment. Walaupun berada di area yang berbeda (Galaxy Mall 1, 2, dan 3), seluruhnya memiliki satu konsep keterikatan yang sama," ujar Teddy, Kamis (17/9/2026).

Ia menjelaskan, konsep tersebut tidak hanya ditujukan sebagai pameran produk atau bisnis alumni. PBEF juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kiprah lulusan UK Petra setelah menyelesaikan pendidikan di kampus.

Melalui kegiatan ini, kata Teddy, pengunjung dapat melihat beragam bidang yang digeluti para alumni sekaligus kontribusi mereka di dunia usaha.

"Kami berharap ini bisa menjadi kontribusi besar untuk Kota Surabaya khususnya, dan untuk Indonesia. Bahwa kami UK Petra 65 tahun bukan hanya usia, tetapi kami juga ingin memberikan bukti sejarah kepada dunia bahwa kami ada dan berkontribusi," harapnya.

Sementara itu, Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng., mengatakan keterlibatan alumni dalam PBEF menjadi salah satu hal yang membanggakan bagi sivitas akademika UK Petra.

Ia menyebut berdasarkan tracer study yang dilakukan UK Petra, cukup banyak lulusan yang memilih masuk ke dunia bisnis. Sebagian di antaranya bahkan menjadi pemilik usaha.

"Alumni daripada Petra itu lebih banyak masuk ke dunia bisnis. Sebagian besar dari mereka juga adalah business owner," kata Rolly.

Meski demikian, Rolly menegaskan UK Petra tidak secara khusus memosisikan diri sebagai entrepreneur university. Menurutnya, kiprah alumni di dunia bisnis merupakan salah satu gambaran dari dampak pendidikan yang mereka terima selama berada di kampus.

Ia menilai keberhasilan alumni dalam mengembangkan usaha menjadi bagian dari kontribusi lulusan di tengah masyarakat, termasuk dalam aktivitas ekonomi dan dunia usaha.

Rolly juga mengapresiasi dukungan para alumni dalam penyelenggaraan PBEF 2026. Ia menyebut pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari para alumni dan tidak menggunakan anggaran universitas.

"Anggaran dana yang cukup besar yang dipersembahkan oleh para alumni ini semuanya ditanggung oleh mereka. Jadi sama sekali tidak menggunakan anggaran dari universitas," ujarnya.

Sementara itu, PBEF 2026 mengusung tema Carry the Light, yang menjadi tema utama rangkaian Dies Natalis ke-65 UK Petra. Tema tersebut berkaitan dengan nilai yang dikembangkan UK Petra melalui konsep LIGHT, yakni Love, Integrity, Growth, Humility, dan Truth.

Rolly mengatakan tema tersebut merefleksikan harapan agar lulusan UK Petra tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi setelah terjun ke masyarakat.

"Carry the Light menggambarkan harapan kami kepada para lulusan agar mereka dapat terus menjadi terang dan memberi dampak baik, di mana pun Tuhan menempatkan mereka berkarya sesuai bidangnya masing-masing," jelasnya.

Menurut Rolly, pendidikan di UK Petra diarahkan untuk membentuk mahasiswa secara menyeluruh. Selain pengetahuan akademik dan keterampilan teknis, mahasiswa juga dibekali kepemimpinan dan karakter.

"Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UK Petra berkomitmen membentuk mahasiswa secara holistik, tidak hanya mentransfer pengetahuan akademik dan keterampilan teknis, tapi juga menempa kepemimpinan serta karakter mereka," pungkasnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi

 

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.