18 September 2026

Get In Touch

LLDikti Wilayah VII Berikan Pembekalan bagi 2.000 Mahasiswa Baru USG

Mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)
Mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

GRESIK (Lentera)— Sekitar 2.000 mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026 yang menghadirkan pembekalan langsung dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema besar "Mahasiswa Dalam Transformasi Perguruan Tinggi", sejalan dengan program nasional Diktisaintek Berdampak.

Dalam sesi pembekalan, LLDikti Wilayah VII yang diwakili Kepala Bagian Umum, Muhammad Machmud, menekankan pentingnya peran mahasiswa di tengah tantangan besar dunia pendidikan tinggi dan ketenagakerjaan Indonesia. Ia memaparkan sejumlah data terkini yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional masih ditopang konsumsi rumah tangga, bukan produktivitas industri bernilai tambah tinggi, sebuah pola yang menurutnya rawan mandek jika daya beli melambat.

Machmud juga menyoroti realitas pasar kerja, di mana pengangguran tidak hanya dialami lulusan pendidikan menengah, tetapi juga menunjukkan tren kenaikan pada lulusan sarjana dalam tiga tahun terakhir. Ia mengingatkan bahwa akses ke pendidikan tinggi di Indonesia masih tergolong sempit, dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi nasional baru mencapai 31,45 persen, jauh di bawah negara-negara ASEAN lain seperti Singapura dan Thailand.

"Jendela bonus demografi Indonesia tidak menunggu. Jika angkatan kerja tidak naik kelas keterampilannya melalui pendidikan tinggi dan vokasi yang relevan, pertumbuhan ekonomi kita berisiko terjebak sebagai batas atas, bukan batas bawah menuju negara berpendapatan tinggi," ujarnya. Ini mengacu pada proyeksi pemerintah yang menargetkan APK pendidikan tinggi naik bertahap dari 31,45 persen saat ini menjadi 38,04 persen pada 2029, 43,87 persen pada 2035, hingga 60 persen pada 2045 sejalan dengan visi Indonesia Emas.

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah VII, Muhammad Machmud
Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah VII, Muhammad Machmud

Kepada para mahasiswa baru, Machmud menegaskan bahwa status mahasiswa membawa perubahan cara berpikir, sikap, dan tanggung jawab, dari yang semula menjadi objek penerima materi di bangku sekolah, menjadi subjek yang mandiri dalam mengeksplorasi ilmu dan membangun kompetensi. Ia mendorong mahasiswa USG untuk membekali diri dengan lima modal utama. Yaitu pengetahuan, keterampilan, karakter, jejaring, dan pengalaman, sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara bijak sebagai alat bantu belajar, mitra produktivitas, hingga sarana berinovasi.

Kegiatan pembekalan ini ditutup dengan pesan yang menegaskan bahwa mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan, yang diharapkan mampu belajar sungguh-sungguh, bertumbuh melalui pengalaman, berkarya dengan kreativitas, berkolaborasi, berkontribusi bagi masyarakat, dan menjunjung integritas dalam setiap langkah.

Dengan pembekalan ini, LLDikti Wilayah VII berharap mahasiswa baru USG dapat memaknai perkuliahan bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk bertumbuh, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi diri sendiri, kampus, dan masyarakat luas.

 

Editor: Widyawati/rls

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.