SURABAYA (Lentera)– Liga basket pelajar, Nextgen Student League (NSL) 2026-2027 kembali digelar. Melalui Livin Next-G Presents Cleo Nextgen Student League With BG Gold Season 2026-2027, kompetisi yang pertama kali digelar di Surabaya pada 2023 itu akan berlangsung di Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Tangerang dan Jakarta.
Founder NSL Sudiantowi Limanauw atau yang akrab disapa Awen mengatakan, perluasan wilayah tersebut turut meningkatkan jumlah peserta yang terlibat. Pada musim 2026-2027, NSL melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim dan 8.000 peserta.
“Dari lima kota penyelenggaraan, NSL 2026 melibatkan lebih dari 500 sekolah, 750 tim, dan lebih dari 8.000 peserta,” kata Awen saat konferensi pers di Surabaya, Sabtu (19/9/2026)
Untuk East Java Zone, NSL Season 4 2026-2027 digelar pada 3-25 Oktober 2026 di Nextgen Arena, Ciputra World Mall Lantai 4, Surabaya.
Menurut Awen, perkembangan NSL juga mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem basket pelajar, mulai sekolah, pemain, pelatih, orang tua dan komunitas hingga pemerintah daerah serta mitra pendukung olahraga.
Ua menyebut, NSL tidak hanya diarahkan untuk mencari tim juara. Kompetisi ini mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA dan menjadi ruang bagi pemain untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus keterampilan nonteknis.
Melalui pertandingan, pemain menghadapi situasi yang menuntut pengambilan keputusan, kerja sama tim, kemampuan menghadapi tekanan, menerima kekalahan, menghargai lawan hingga membangun kepercayaan diri.
“Kami ingin NSL menjadi tempat anak-anak bukan hanya bermain basket, tetapi juga menemukan potensi dan keberanian untuk bermimpi lebih jauh. Kompetisi adalah awalnya. Setelah itu, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk terus berkembang,” ujar Awen.
Awen menjelaskan, pada musim ini, pihaknya menyiapkan program baru dengan jalur pembinaan yang lebih panjang bagi pemain dan pelatih terbaik. Tak berhenti pada kompetisi antarsekolah, talenta terbaik dari lima kota akan disaring hingga berkesempatan mengikuti NSL Student League All-Star di Malaysia.
Untuk aistem seleksinya dimulai dari elimination round di masing-masing kota penyelenggaraan. “Di setiap kota, ada elimination round. Dari situ bakal dipilih 10 pemain terbaik cowok, 10 pemain terbaik cewek, beserta dua coach cowok dan dua coach tim putri,” jelas Awen.
Dari hasil seleksi tersebut, setiap kota akan mengirimkan lima pemain putra, lima pemain putri, satu coach putra dan satu coach putri untuk masuk dalam NSL Elite Team.
Artinya, dari lima kota penyelenggaraan NSL, akan terkumpul 25 pemain putra, 25 pemain putri, lima coach putra dan lima coach putri yang kemudian dibawa ke Surabaya.
Puluhan talenta tersebut akan mengikuti NSL Student League Camp selama sepekan. Di tahap ini, pemain dan pelatih kembali menjalani proses seleksi untuk menentukan peserta yang berhak melangkah ke tahap berikutnya.
“Setelah elimination round, itu sudah terpilih sebagai lima pemain terbaik putra, lima pemain terbaik putri, dan coach masing-masing satu, itu sudah masuk di NSL Elite Team. Setelah Elite Team, dari lima kota tersebut bakal diberangkatkan total 25 pemain terbaik cowok dan 25 pemain terbaik cewek, total pelatih lima putri dan lima putra diberangkatkan ke Surabaya untuk mengikuti NSL Student League Camp selama seminggu,” tuturnya.
Dari camp tersebut, seleksi akan kembali dilakukan untuk membentuk NSL Student League All-Star. Program ini menjadi tahap akhir dari rangkaian pembinaan NSL Season 4.
Awen menyebut, nantinya akan dipilih 10 pemain putra dan 10 pemain putri terbaik dari lima kota. Selain itu, akan dipilih masing-masing dua coach putra dan dua coach putri.
Mereka kemudian akan mendapat kesempatan mengikuti pengalaman internasional dengan diberangkatkan ke Malaysia. “NSL Student League All-Star bakal terpilih 10 pemain terbaik dari lima kota yang berjalan NSL Student League. Sepuluh putra, 10 putri, dua coach putra dan dua coach putri menuju ke puncaknya diberangkatkan ke Malaysia,” lanjutnya.
Pada musim 2026-2027, Livin’ Next-G by Livin’ Mandiri turut mendukung penyelenggaraan NSL. Kolaborasi tersebut membawa unsur edukasi kemandirian finansial ke dalam ekosistem kompetisi olahraga pelajar.
Vice President Bank Mandiri Ronaldo Rotua mengatakan, dukungan tersebut sejalan dengan upaya Livin’ Next-G mendampingi anak dan remaja belajar mandiri melalui pengalaman sehari-hari, termasuk olahraga.
“Nextgen Student League memberikan ruang yang sangat relevan bagi anak-anak dan remaja untuk belajar melalui pengalaman nyata. Di lapangan, mereka belajar mengambil keputusan, bekerja sama, menghadapi tantangan, sekaligus bertanggung jawab terhadap perannya sebagai bagian dari tim,” kata Ronaldo.
Sementara itu, Direktur Utama Cleo Melisa Patricia Tanoko mengatakan, aktivitas basket membuat pemain banyak bergerak dan mengeluarkan cairan tubuh. Karena itu, pihaknya juga membawa edukasi mengenai pentingnya menjaga asupan cairan sebelum beraktivitas, saat jeda dan setelah pertandingan.
“Kami berharap setiap pertandingan menjadi pengalaman bagi mereka untuk belajar, berkembang, dan semakin percaya diri mengejar mimpi. Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi keberanian untuk berproses dan tidak takut gagal adalah kemenangan yang jauh lebih penting,” kata Melisa.
Dukungan lain datang dari BG Gold. Direktur BG Gold Indonesia Kelvin Hartono Putra mengatakan, perusahaan sebelumnya telah mendukung kompetisi 3x3 basketball di Nextgen Sports Academy, Surabaya.
Dukungan tersebut berlanjut dalam NSL melalui pesan “Be Bold. Be Gold.” yang membawa nilai keberanian, konsistensi, kerja keras dan kepercayaan diri.
“Semangat untuk berkembang, keberanian untuk mencoba, konsistensi, kerja keras, dan kepercayaan diri merupakan sebagian nilai yang kami terapkan di BG Gold dan kami harapkan juga dapat kami salurkan kepada anak-anak muda,” tutupnya. (*)
Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
