TRENGGALEK (Lentera) -Turnamen sepak bola mini Dispora Cup Trenggalek 2026 menjadi wadah baru bagi klub amatir dan komunitas sepak bola untuk menyalurkan minat sekaligus mengembangkan kemampuan menuju kompetisi yang lebih tinggi. Ajang yang digelar Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek itu diikuti 36 tim.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin turut ambil bagian dalam pertandingan bersama klub SS Garuda. Dalam laga tersebut, tim yang diperkuat Mas Ipin berhasil meraih kemenangan telak 5-1 atas KKGO Bharata.
Menurut Mochamad Nur Arifin, turnamen sepak bola mini menjadi salah satu upaya untuk membuka akses kompetisi bagi masyarakat yang memiliki minat bermain sepak bola, tetapi belum tergabung dalam sekolah sepak bola atau klub yang berafiliasi dengan organisasi sepak bola.
"Ini langkah gebrakan dari dinas yang baru, Dinas Pemuda dan Olahraga. Enggak semua orang lulusan SSB, enggak semua orang punya klub," ujar Mas Ipin.
Ia menjelaskan, keberadaan KSMI dapat menjadi ruang transisi bagi pemain yang sebelumnya lebih banyak bermain futsal untuk mulai mengenal format permainan sepak bola yang lebih kompetitif melalui mini soccer.
"KSMI ini mewadahi animo yang transisi, beralih dari yang awalnya cuma main futsal, pengen ke jenjang yang lebih profesional. Kita fasilitasi dulu dengan mini soccer," lanjutnya.
Mas Ipin berharap kompetisi tersebut tidak berhenti pada sepak bola mini. Menurutnya, pemain maupun klub yang berkembang melalui kompetisi mini soccer dapat diarahkan menuju kompetisi sepak bola lapangan besar.
"Nanti kalau mini soccer mereka sudah mulai kompetisi internal untuk sepak bola lapangan besar dan sampai prestasi, ya semoga nanti itu bisa berjalan. Ini kerja sama," katanya.
Antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam penyelenggaraan Dispora Cup tahun ini. Dari 36 tim yang ambil bagian, peserta tidak hanya berasal dari klub yang memiliki keterkaitan dengan sekolah sepak bola atau anggota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), tetapi juga klub amatir dan komunitas pencinta sepak bola.
"Senang ada 36 klub. Artinya ini enggak cuma yang terdaftar sebagai yang punya SSB anggota PSSI, tapi juga klub-klub amatir, komunitas-komunitas pecinta bola. Semua senang," kata Mas Ipin.
Ketua Panitia Dispora Cup Mini Soccer Trenggalek, Danang Fredian, mengatakan turnamen tersebut telah dimulai sejak 19 September 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026.
"Dispora Cup mini soccer ini sudah mulai sejak 19 September 2026. Sudah banyak tim hingga saat ini yang bertanding. Untuk selesainya nanti tanggal 27 September," jelas Danang.
Ia menyebutkan terdapat 36 tim yang mengikuti turnamen tersebut. Jumlah peserta itu menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga mini soccer yang masih tergolong baru bagi masyarakat Trenggalek.
Hingga pertandingan berlangsung, panitia belum menemukan kendala berarti dalam pelaksanaan kompetisi. Justru, antusiasme peserta disebut berada di luar perkiraan awal.
"Alhamdulillah untuk kendala sampai saat ini enggak ada. Kami tidak mengira, karena sepak bola mini ini olahraga yang baru. Ternyata para peserta sangat antusias dengan kehadiran olahraga baru ini," ungkapnya.
Melalui Dispora Cup 2026, mini soccer diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembinaan bagi pemain yang ingin meningkatkan kemampuan sebelum melangkah ke kompetisi sepak bola dengan lapangan yang lebih besar. Ajang tersebut sekaligus mempertemukan klub amatir dan komunitas dalam atmosfer kompetisi yang lebih terstruktur.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH





.jpg)
