TRENGGALEK (Lentera) – Akses menuju sejumlah wilayah dan destinasi wisata di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, bakal mendapat penanganan infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan pekerjaan pada tiga ruas jalan dengan total pagu anggaran sekitar Rp3,56 miliar, mulai dari pelebaran jalan hingga pengaspalan hotmix.
Tiga ruas yang menjadi sasaran yakni Dawuhan–Pantai Pelang, Panggul–Kertosono, serta Kertosono–Banteng. Peninjauan lokasi dilakukan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Selasa (29/9/2026).
Plt Kepala Dinas PUPR Trenggalek Anjang Purwoko menjelaskan, penanganan tidak dibuat seragam karena kondisi setiap ruas memiliki kebutuhan berbeda.
"Penanganannya menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ruas di lapangan," ujar Anjang.
Pada ruas Dawuhan–Pantai Pelang, pemerintah menyiapkan pekerjaan hotmix sepanjang kurang lebih 632 meter dengan lebar 4 meter. Jalur ini dinilai penting karena menjadi salah satu akses menuju kawasan wisata Pantai Pelang.
Proyek tersebut memiliki pagu anggaran Rp1,36 miliar. Namun, pelaksanaan fisik masih menunggu proses pengadaan karena paket pekerjaan kini kembali memasuki tahap retender.
Tender sebelumnya belum menghasilkan penyedia lantaran tidak ada peserta yang memasukkan penawaran. Pemkab berharap proses berikutnya dapat segera menemukan penyedia agar pekerjaan dapat dimulai.
Berbeda dengan ruas Dawuhan–Pantai Pelang, pekerjaan di jalur Panggul–Kertosono sudah berjalan. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp255 juta untuk memperlebar badan jalan.
Pelebaran dilakukan 1,25 meter pada masing-masing sisi jalan dengan konstruksi beton setebal 20 sentimeter dan mutu beton fc 20.
Anjang menyebut tingginya aktivitas kendaraan menjadi salah satu alasan pelebaran dilakukan di ruas tersebut.
"Arus lalu lintas di ruas Panggul–Kertosono cukup padat sehingga diperlukan pelebaran," katanya.
Pekerjaan tersebut telah berkontrak sejak awal September 2026 dan ditargetkan rampung pada November mendatang.
Sementara itu, ruas Kertosono–Banteng juga masuk dalam rencana peningkatan. Penanganan disiapkan sepanjang sekitar 2,23 kilometer dengan pagu anggaran Rp1,95 miliar.
Pekerjaan dirancang menggunakan hotmix sekaligus memperlebar jalan melalui konstruksi beton selebar 60 sentimeter pada masing-masing sisi.
Proyek Kertosono–Banteng dibiayai dari anggaran pinjaman. Saat ini paket tersebut kembali memasuki proses retender setelah tahapan pengadaan sebelumnya tidak dapat dilanjutkan ke evaluasi berikutnya.
"Harapannya nanti segera bisa berkontrak," ujar Anjang.
Pemkab Trenggalek berharap peningkatan ketiga ruas tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga memberikan kemudahan mobilitas masyarakat serta mendukung akses menuju kawasan wisata di Kecamatan Panggul. (*)
Reporter: Herlambang
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
