07 October 2026

Get In Touch

Suhu Ekstrem, Maraton Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Dihentikan Pukul 08.27 WIB

Pelari Surabaya Isoplus Marathon 2026 di Balai Kota Surabaya, ISOPLUS Marathon 2026 terpaksa dihentikan pada pukul 08.27 WIB, Minggu (4/10/2026), akibat kondisi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan pelari (Tribun)
Pelari Surabaya Isoplus Marathon 2026 di Balai Kota Surabaya, ISOPLUS Marathon 2026 terpaksa dihentikan pada pukul 08.27 WIB, Minggu (4/10/2026), akibat kondisi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan pelari (Tribun)

SURABAYA (Lentera) -Kategori maraton dalam ajang Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 terpaksa dihentikan pada pukul 08.27 WIB, Minggu (4/10/2026), akibat kondisi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan pelari.

Keputusan tersebut diambil setelah tim penyelenggara memantau kenaikan suhu melalui alat pengukur Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) yang dipasang di sekitar tenda medis.

“Bahwa untuk alasan keselamatan, maka pada 08.27 WIB lomba lari kategori maraton dihentikan. Pertimbangannya adalah suhu ekstrem,” ungkap Race Director for the ISOPLUS Run Series 2026 Safrita Aryana di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur Minggu (4/10/2026).

Rita menjelaskan, pada pukul 08.00 WIB, indikator WBGT mulai menunjukkan angka 33 hingga 36 derajat Celsius.

“Apabila kita merujuk regulasi World Athletics (badan pengelola internasional untuk olahraga atletik di seluruh dunia) lomba lari harus dihentikan. Akan tetapi kita di iklim tropis, kadang masih ada toleransi jadi akhirnya kami tunggu beberapa waktu,” ungkapnyq.

Dalam waktu kurang dari 10 menit, lanjut Rita, angkanya melonjak hingga 42-44 derajat Celsius dan bahkan sempat mencapai 48 derajat Celsius.

Angka 48 derajat Celsius tersebut merupakan hasil pembacaan indeks WBGT, bukan suhu udara biasa.

Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama untuk menghentikan perlombaan setelah penyelenggara berkoordinasi dengan tim dokter.

“Jadi akhirnya saya berkoordinasi dengan running doctors, koordinator Dr. Taufan, juga medical coordinator kita Dr. Lita, bahwa saya mengkonsider untuk kita hentikan lomba ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan medis dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat, termasuk peserta dan petugas di lintasan.

Penghentian lomba juga dilakukan setelah berkonsultasi dengan pihak ISOPLUS selaku sponsor utama sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan pelari.

Kondisi cuaca berubah

Sebelum penghentian dilakukan, kondisi cuaca pada pagi hari sebenarnya terpantau cukup baik.

Saat kategori maraton dimulai, suhu udara tercatat 26,1 derajat Celsius dengan kelembapan 86,6 persen.

Sementara itu, pada kategori half marathon, suhu tercatat sekitar 23,6 derajat Celsius. Untuk kategori 10K dan 5K, suhu berada di kisaran 23,1 derajat Celsius (*)

Editor: Arifin BH|tribunsurabaya

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.