Efek Jangka Paparan Asap Karhutla, Anggota DPRD, Usulkan Dibangunnya Rumah Sakit Khusus Paru-Paru
PALANGKA RAYA (Lentera) - Setelah sekitar dua bulan terpapar asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi kesehatan masyarakat Kota Palangka Raya dinilai perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) maupun gangguan paru-paru. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengusulkan supaya dibangun rumah sakit khusus paru-paru.
Arif M. Norkim mempertanyakan apakah kondisi kesehatan masyarakat yang terpapar asap akan bisa kembali normal setelah karhutla berakhir. Hal ini mengingat, dampak paparan asap dapat dirasakan tidak hanya saat kabut asap terjadi, tetapi juga dalam beberapa waktu setelahnya, khususnya terhadap paru-paru.
"Perhatian juga perlu diberikan kepada anak-anak dan petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla, karena mereka merupakan kelompok yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap selama proses pemadaman dan penanganan kebakaran," papar Arif, Senin (5/11/2026)
Arif mendorong kepala daerah se-kabupaten dan kota di Kalimantan bersama gubernur, agar mengusulkan kepada pemerintah pusat, pembangunan rumah sakit khusus yang menangani penyakit paru dan gangguan pernapasan akibat karhutla.
Fasilitas tersebut diperlukan sebagai bentuk penanganan kesehatan jangka panjang bagi masyarakat terdampak. "Penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan pemberian vitamin atau suplemen penambah energi," ucapnya.
Arif menambahkan, masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan dari dokter spesialis paru serta tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi di bidang pernapasan.
"Semoga usulan ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat sehingga bisa direalisasikan, mengingat efek jangka panjang paparan kabut asap bisa menurunkan kondisi kesehatan yang berarti menurunnya kualitas hidup masyarakat," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
