20 October 2026

Get In Touch

Aktivasi IKD Capai 53.092 Akun, Kota Palangka Raya Peringkat Pertama di Kalteng

Layanan jemput bola Dukcapil Palangka Raya untuk aktivasi IKD
Layanan jemput bola Dukcapil Palangka Raya untuk aktivasi IKD

PALANGKA RAYA (Lentera) – Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Palangka Raya terus menunjukkan perkembangan positif, hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, jumlah aktivasi IKD secara kumulatif telah mencapai 53.092 akun dengan penambahan sebanyak 461 akun hanya dalam kurun waktu satu hari.

Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan capaian tersebut menempatkan Kota Palangka Raya di peringkat pertama aktivasi IKD se-Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Sementara di tingkat nasional, Palangka Raya menduduki posisi ke-16 dengan persentase aktivasi mencapai 22,61 persen dari target yang ditetapkan.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan serta memperluas edukasi dan sosialisasi, agar semakin banyak warga yang memahami manfaat IKD dan segera melakukan aktivasi,” papar Alman, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, IKD merupakan bagian dari transformasi digital administrasi kependudukan yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses dokumen kependudukan secara aman dan efisien sesuai ketentuan yang berlaku.

Meskipun telah menduduki peringkat teratas di tingkat provinsi, Alman menilai persentase 22,61 persen mengindikasikan masih besarnya potensi jangkauan pelayanan yang perlu dijangkau. 

Karena itu, penyebarluasan informasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar pemanfaatan layanan digital semakin merata.

“Kami mengajak warga Kota Palangka Raya yang belum mengaktifkan IKD agar memanfaatkan fasilitas pelayanan yang tersedia, karena partisipasi aktif masyarakat sangat penting guna mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan di daerah kita,” ucapnya.

Alman menegaskan, Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, efektif, serta relevan dengan perkembangan teknologi.

“Mari bersama kita dukung transformasi pelayanan publik, kami berharap dengan memanfaatkan IKD masyarakat bisa merasakan kemudahan layanan kependudukan berbasis digital,” pungkasnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lenterajakarta.com.
Lenterajakarta.com.