JAKARTA (Lentera) - Truk molen menabrak 12 orang dan akhirnya terguling di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Kecelakaan pada Minggu (1/11/2026). Peristiwa ini menyebabkan 6 orang meninggal dan 6 lainnya luka-luka. Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap sopir truk molen berinisial TM.
Sebanyak 12 korban yang terdiri atas perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Namun, jumlah tersebut masih dalam proses verifikasi kepolisian.
Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melakukan rekonstruksi kejadian secara ilmiah pada Senin (2/11/2026) untuk memastikan penyebab kecelakaan.
"Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah menangkap terduga pelaku, yakni pengemudi truk berinisial TM, serta mengamankan truk sebagai barang bukti," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengutip inews.id Senin (2/11/2026).
Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Penanganan perkara akan dilakukan secara transparan dengan mengedepankan pendekatan scientific crime investigation.
“Musibah ini akan kami usut tuntas dan transparan melalui pendekatan scientific crime investigation. Setiap keputusan berpijak pada fakta yang terungkap, sebagai wujud tanggung jawab kami kepada keluarga korban dan masyarakat,” tegas Putu Kholis.
Putu mengatakan berdasarkan keterangan saksi, truk molen melaju dari arah timur menuju barat sebelum mengalami kecelakaan. Kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian diketahui menurun. Truk bernomor polisi B 9548 MV tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di jalan tersebut.
Sopir kemudian berupaya membanting setir untuk mengarahkan kendaraan mendekati tembok pembatas kampus BSI dengan Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi. Namun, kendaraan diduga tetap tidak terkendali akibat masalah pada sistem pengereman. Truk akhirnya menabrak 12 orang yang tengah menunggu transportasi umum di halte depan gerbang kampus BSI Kota Bekasi. (*)
Editor: Lutfiyu Handi





.jpg)
